12 Saksi Diperiksa, Bukti Sudah Didapat

Pelaku Pembunuhan di Bekasi Diburu Polisi

Harian Terbit/Sammy
Pelaku Pembunuhan di Bekasi Diburu Polisi
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono

Jakarta, HanTer --  Penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Bekasi Kota telah memeriksa 12 saksi terkait pembunuhan empat orang yang merupakan satu keluarga di Jalan Bojong Nangka Jati Pondok Melati. Pihak Kepolisian Sudah menemukan titik terang untuk mengungkap kasus ini. Pelaku diperkirakan lebih dari satu orang.

Sementara itu bukti-bukti sudah ditangan polisi. “Saat ini belum ada pelaku yang diamankan. Tim gabungan masih melakukan penyelidikan. Mudah-mudahan kasus ini segera terungkap dan pelakunya ditangkap,” kata Kapolres Bekasi, Kombes Pol Indarto, Rabu (15/11/2018).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Rabu, menyebutkan sudah 12 saksi yang dimintai keterangan, termasuk sanak saudara dan tetangga rumah korban.

Penyidik kepolisian juga menurut Argo, menyita sejumlah barang bukti dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). Barang bukti tersebut menjadi petunjuk untuk mengungkap identitas para pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang. 

Sebelumnya, satu keluarga yang terdiri satu pasangan suami istri Nainggolan (38), Maya Boru Ambarita (37), serta dua anaknya, Sarah Boru Nainggolan (9), dan Arya Nainggolan (7) ditemukan meninggal dunia akibat pembunuhan. Para korban tergeletak di rumahnya Jalan Bojong Nangka RT 2 RW 7 Pondok Melati Bekasi, Jawa Barat, Selasa (13/11) pagi.

Kejanggalan

Meski pelaku pembunuhan keluarga Nainggolan belum terungkap, ada beberapa kejanggalan-kejanggalan yang ditemukan polisi di TKP, antara lain, tetangga korban  merasa janggal dengan tingkah anjing peliharaan korban tidak menyalak atau berisik saat peristiwa itu terjadi. Hal itu disampaikan Eni, warga yang tinggal persis di depan warung yang kini digaris polisi.

"Ada anjingnya, tapi kok enggak gonggong. Padahal, kalau sama orang baru itu pasti gonggong," tutur Eni di depan kediamannya saat berbincang dengan Liputan6.com, Rabu (14/11/2018).

Selain itu pada peristiwa itu tidak ada barang berharga yang hilang. Kapolres Kota Bekasi Komisaris Besar Polisi Indarto mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki kasus pembunuhan tersebut. Sejauh ini tidak melihat barang-barang korban yang hilang.

"Tapi sementara kita belum menemukan barang berharga yang hilang," ucap Indarto di lokasi kejadian, Selasa (13/11/2018).

Polisi menyatakan, pintu atau jendela rumah keluarga yang menjadi korban pembunuhan di Bekasi ditemukan tidak dalam kondisi rusak. Hal tersebut berdasarkan hasil dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Tadi olah TKP kita belum menemukan pintu dirusak atau jendela yang dicongkel," ucap Indarto.