Prabowo Tidak Akan Impor Pangan, Jokowi?

Sammy
Prabowo Tidak Akan Impor Pangan, Jokowi?
Presiden Joko Widodo saat bersama Prabowo Subianto

Jakarta, HanTer - Calon Presiden (Capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto, sempat melontarkan kritik terhadap pemerintah ditengah kondisi Indonesia saat ini. Prabowo sekaligus berjanji untuk memperbaiki kondisi maraknya impor pangan yang sempat dilakukan pemerintah, serta berjanji akan memulangkan Habib Rizieq Shihab kembali ke Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo saat menerima dukungan dari Komando Ulama Pemenangan Prabowo-Sandiaga (Koppasandi) di Lapangan GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin.

Dalam pidatonya, Prabowo bercerita tentang kondisi petani beras di Klaten yang tidak bisa menjual padi ketika panen tiba. Alasannya, karena pemerintah telah mengimpor beras dari luar yang harganya lebih murah dari petani.

Hal yang sama juga terjadi pada petani tebu. Menurut dia, ini merupakan suatu ironi. Sebab, kata Prabowo, Indonesia memiliki sumber daya yang cukup untuk memenuhi kebutuhan warga negaranya.

Oleh karena itu, dia berjanji untuk tidak melakukan impor jika menjadi presiden. Prabowo mengatakan, ingin memenuhi semua kebutuhan warga negara Indonesia dari sumber daya dalam negeri.

"Saya bersaksi kalau insya Allah saya menerima amanah rakyat Indonesia. Saya akan bikin Indonesia berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita tidak akan impor apa-apa Saudara-saudara sekalian!," ujar Prabowo.

Jokowi?

Sementara itu, tokoh bangsa, Dr. Rizal Ramli (RR) sangat fokus dengan permasalahan dan pemberantasan mafia impor pangan.  Pada 23 Oktober lalu, RR sapaan akrab Rizal Ramli melaporkan dugaan korupsi terkait impor pangan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setidaknya ada delapan dugaan skandal yang dilaporkan.

Tidak puas sampai di situ, RR ingin tahu komitmen kandidat Pilpres 2019 terkait pemberantasan mafia impor pangan.

RR sudah bertanya kepada Hashim Djojohadikusumo, adik Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

"Saya tanya Hashim, adik PS, jika seandainya Prabowo menang April 2019, akankah PS negosiasi dengan mafia kuota impor pangan? Hashim bersumpah bahwa PS tidak akan kompromi," kata dia lewat akun Twitter @RamliRizal, Senin (5/11).

"Saya juga ingin bertanya ke Mas @jokowi, apakah akan tetap membiarkan mafia pangan jika terpilih lagi 2019?" lanjut RR yang juga mantan Menko Kemaritiman.

Penuhi Janji

Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, Henri Satrio, menilai bagus janji yang dilontarkan oleh Prabowo untuk menolak impor pangan. Hal itu, lanjut dia, menjadi pembeda seorang Pak Prabowo dengan lawan politiknya.

"Hanya saja yang harus dilakukan dengan janjinya adalah mengkapitalisasi janji ini. Jadi bagaimana caranya membuat masyarakat tak lupa dengan janji ini," kata Henri di Jakarta, Senin (5/11/2018).

Dirinya sekaligus menilai, janji tersebut sebagai salah satu upaya Prabowo dalam mengalahkan Jokowi di pilpres. "Ya mudah-mudahan berhasil. Tapi kalau ga berhasil, ya jangan sampai surut semangatnya untuk membantu Indonesia bebas dari impor dan ketergantungan terhadap negara lain," terang dia.

#Pilpres   #2019   #Prabowo   #Jokowi   #Impor   #Pangan