Pemprov DKI Terapkan Protokol Pemulasaran Jenazah Covid-19

Sammy
Pemprov DKI Terapkan Protokol Pemulasaran Jenazah Covid-19
Ilustrasi

Jakarta, HanTer - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah mengeluarkan tata cara pemulasaran jenazah suspek maupun terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu tercantum dalam Surat Edaran Kepala Dinas Kesehatan Nomor 55/SE/2020 tentang Pelaksanaan Pemulasaran Jenazah Pasien Covid-19 di DKI Jakarta tahun 2020. 

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, tata cara pemulasaran itu dikeluarkan untuk menindaklanjuti pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19 dari Kementerian Kesehatan. 

"Dinas Kesehatan DKI Jakarta kemudian melakukan penyusunan protokol pemulasaran jenazah, baik yang meninggal di fasilitas layanan kesehatan maupun di luar fasilitas kesehatan," kata Widyastuti. 

Ia menjelaskan, surat edaran disusun berdasarkan pedoman penanganan Covid-19 dari Kemenkes dan masukan dari tim ahli pemulasaran jenazah infeksius. Berdasarkan kolaborasi itu, Widyastuti kemudian mengeluarkan SE Nomor 55 tahun 2020 dan SE Nomor 74 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemulasaran Jenazah Pasien Covid-19 di Luar Fasilitas Kesehatan. 

"Penguburan telah dilaksanakan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat dan TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur. Bahkan saat ini pemerintah juga menyiapkan lahan baru di TPU Rorotan, Jakarta Timur," ujarnya. 

Petugas kesehatan selalu mengedukasi masyarakat di sekitar TPU agar tidak menolak jenazah Covid-19. Karena proses pemulasaran telah melalui protokol yang ketat, agar virus tidak menyebar kepada orang lain. 

"Edukasi yang diberikan berupa penjelasan bahwa untuk kasus kematian probable dan kasus konfirmasi Covid-19, penanganan pemulasaran sudah dilakukan sesuai prosedur khusus untuk jenazah infeksius," jelasnya. 

Selain itu, kata dia, petugas pengubur jenazah juga telah dilengkapi alat pelindung diri (APD) sesuai protokol kesehatan, selain rutin menjalani swab test polymerase chain reaction (PCR). 

"Pengurusan jenazah pasien Covid-19 telah melalui prosedur dengan langkah-langkah untuk mencegah agar tidak terjadi transmisi penularan dari jenazah kepada petugas, masyarakat, dan lingkungan sekitar," ungkapnya.

 Apresiasi Kinerja Petugas 

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik mengapresiasi kinerja petugas pemakaman yang bekerja khusus menguburkan jenazah korban Covid-19. 

Ia menegaskan, petugas pemakaman tersebut merupakan bagian dari elemen tenaga kesehatan yang bertugas menjadi garda terdepan dalam menangani pandemi Covid-19. 

"Saya sangat mengapresiasi para petugas pemakaman ini. Kita sudah melihat langsung pekerjaannya sangat berat. Kita sendiri belum tentu bisa jika bertugas di situ," ujarnya.

Dukung Perluasan Lahan 

Taufik juga mendukung langkah Pemprov DKI Jakarta untuk memperluas TPU Rorotan, Jakarta Utara, sebagai lokasi pemakaman jenazah pasien maupun suspek Covid-19. Langkah tersebut dinilainya sebagai bentuk antisipasi bila kebutuhan lahan pemakaman melonjak akibat wabah Covid-19. 

"Walaupun sebetulnya pemerintah tidak berharap jumlah korban bertambah, antisipasi seperti ini harus tetap disiapkan," katanya. 

Menurutnya, keputusan tersebut sangat tepat untuk mencegah kekurangan lahan pemakaman akibat Covid-19. 

"Penambahan lahan di TPU Rorotan seluas dua hektar sudah sangat baik. Ini langkah yang cepat dan baik," ujar politisi Fraksi Gerindra ini.