Gawat! Uang Nasabah Rp20 Miliar Raib Entah Kemana

Danial
Gawat! Uang Nasabah Rp20 Miliar Raib Entah Kemana
Atlet eSoprts Winda Earl

Jakarta, HanTer - Dugaan kejahatan dalam dunia perbankan kembali terjadi, kali ini dialami Winda D. Lunardi atau Winda Earl yang berprofesi sebagai gamers unite, e-sport.

Uang sebesar Rp20 miliar di rekening Maybank milik Winda dan ibunya yang disimpan sebagai tabungan selama lima tahun tiba-tiba raib entah kemana rimbanya dan hingga kini belum jelas, Minggu (8/11/2020).

Winda mengungkapkan, rincian uang yang hilang yakni sebesar Rp15 miliar di rekening Winda dan sebesar Rp5 miliar di rekening ibunya, Floletta.

Hilangnya uang tersebut kata Winda, diketahui bulan Februari 2020 saat ibunya hendak menarik sejumlah uang. 

"Waktu itu mama saya mau narik, ada keperluan. Mama saya ke cabang yang Mangga Dua," ujar Winda dan menerangkan penarikan yang dilakukan ibunya itu malah ditolak dengan alasan saldo yang ada tidak mencukupi, sehingga ibunya kaget karena merasa saldonya lebih dari yang ditarik.

Kemudian dicek ternyata sisa saldo hanya Rp17 juta.

Melalui pengacaranya, Joey Pattinasarany menjelaskan bahwa uang yang ada di dua rekening tersebut telah dikumpulkan secara bertahap sejak 2015.

"Siapa pun yang terbukti salah nanti tentunya akan bertanggung jawab terhadap pengembalian dana nasabah," ujar Joey kepada wartawan di Jakarta, Minggu (8/11/2020).

Joey juga mempertanyakan dasar hukum Presiden Direktur Maybank Indonesia, Taswin Zakaria soal pembuktian di Pengadilan.

Sebab jika harus menunggu putusan pengadilan, Joey merasa kerugian ada di pihak kliennya.

"Itu dasarnya, dasar hukumnya apa harus nunggu putusan pengadilan? Kan kalau orang ngadu itu uangnya dia kan, hanya dia yang berhak ngambil kan, nah sekarang 
pengin ngambil, syarat ketika pembukaan tabungan ada tidak nunggu keputusan pengadilan? Kan tidak ada," ungkapnya.

Kasus hilangnya uang Rp20 miliar di rekening Winda dan rekening ibunya ini sudah dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri dengan nomor LP/B/0239/V/2020/Bareskrim tanggal 8 Mei 2020.

Diketahui awalnya Winda melaporkan perihal dugaan tindak pidana penggelapan uang itu ke Bareskrim Polri, dan polisi menetapkan Kepala Cabang Cipulir Maybank bernama Albert sebagai tersangka dalam proses hukum yang masih bergulir ini.