Pelaku Pencurian di Alfamidi Kebon Jeruk Berhasil Dicokok Polisi

Danial
Pelaku Pencurian di Alfamidi Kebon Jeruk Berhasil Dicokok Polisi
Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Kompol R Sigit Kumono, SH

Jakarta, HanTer - Petugas Kepolisan dari Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk berhasil mencokok 2 pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas), di sebuah toko Alfamidi di jalan panjang kelapa dua kebon jeruk Jakarta Barat pada Jumat, (18/9/2020) lalu sekira pukul 03.17 WIB.

Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Kompol R Sigit Kumono, SH menjelaskan bahwa benar pihaknya berhasil mengamankan sebanyak 2 orang pelaku diantaranya berinisial DI (28) dan SB (28), yang melakukan pencurian dengan kekerasan di sebuah Alfamidi di jalan Panjang, Kelapa Dua, Kebon jeruk Jakarta Barat. 

"Pelaku saat melakukan aksinya menakut-nakuti dan melukai korbannya dengan sebuah senjata air soft gun jenis revolver," ujar Kapolsek Kebon Jeruk Kompol R Sigit Kumono, Sabtu (19/9/2020).

Sigit memaparkan kronologis pada hari dan tanggal tersebut di atas, saat saksi sedang berjaga toko Alfamidi, kemudian didatangi oleh kedua pelaku.

Salah satu pelaku (DI) menodongkan senjata air soft gun ke arah saksi Aan, dan sempat memukulkan senjata tersebut ke arah kepala Aan dan pelaku berteriak “Tiarap.. tiarap," layaknya dalam film-film perampokan.

Pada saat bersamaan saat itu juga ada penjaga toko lain yang sedang menyapu lantai (Difa Apriman) juga diancam dengan todongan senjata tersebut, serta di pukulkan ke kepalanya dan menyuruh tiarap. 

Saat penjaga toko tiarap, karena ditodong oleh salah satu pelaku yaitu DI pelaku lain menuju meja kasir dan berhasil mengambil barang berupa uang dan HP milik Aan Hairulah. 

Setelah berhasil mengambil barang hasil curiannya, kedua pelaku berusaha kabur dan akibat kejadian itu saksi berusaha mengejar dan meneriaki para pelaku, setelah saksi berhasil mengejar kemudian menarik kedua pelaku hingga terjatuh ujarnya 

Sementara di kesempatan yang sama Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Yudi Adiansyah menambahkan, saat pelaku hendak melarikan diri dengan barang hasil rampasan tersebut di saat bersamaan, Unit Buser yang sedang melaksanakan patroli kring wilayah mengetahui kejadian tersebut dan bersama dengan warga berhasil mengamankan para pelaku. 

Saat ditangkap dan digeledah pada diri pelaku ditemukan barang bukti berupa uang sebesar Rp. 159.000,- , 1 klip plastik kecil berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dan satu butir peluru air soft gun.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian berupa uang tunai sebesar Rp 1.220. 600, -, dan 1 unit handphone jenis Vivo Y50.

Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatannya, keduapelaku dikenakan Pasal 365 KUHPidana tentang Pencurian dengan Kekerasan dan ancaman hukumnya maksimal 9 tahun penjara.