Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Anies Perpanjang PSBB Transisi Hingga Lima Kali

Harian Terbit/Sammy
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Anies Perpanjang PSBB Transisi Hingga Lima Kali

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi memperpanjang PSBB transisi I hingga lima kali selama dua pekan. PSBB transisi ini dimulai dari Jumat (28/8/2020) sampai Kamis (10/9/2020) mendatang.

Melalui akun media sosial Instagram @aniesbaswedan, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu mengumumkan soal perpanjangan kelima PSBB transisi fase pertama.

"Pemprov DKI Jakarta resmi perpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi fase I di Ibu Kota selama 14 hari ke depan, belaku mulai 28 Agustus-10 September 2020," kata Anies seperti dikutip dari akun Instagram-nya pada Kamis (27/8/2020) malam.

Anies berpesan kepada masyarakat Jakarta untuk saling mengingatkan dan menjalankan ketentuan PSBB transisi. Hal ini dilakukan untuk menekan indikator epidemiologi penyebaran Covid-19.

"Yuk lebih serius memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan ketat. Tidak keluar rumah bila tidak diperlukan, seluruh tempat beroperasi dalam setengah kapasitas dan biasakan melakukan 3M: memakai masker, menjaga jarak 1-2 meter dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir," imbuh dia.

Masih Tinggi

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, penyebab utama kebijakan itu diambil karena kasus harian Covid-19 di Jakarta masih tinggi. Meski demikian, berdasarkan pemetaan pemerintah daerah, lonjakan itu masih terkendali atau artinya masih bisa ditangani dengan baik.

"Besok (Jumat, 28/8/2020) regulasinya akan keluar dan akan diumumkan. Yah kita masih perpanjangan (PSBB transisi fase pertama) karena angkanya masih cukup tinggi," ujar pria yang akrab disapa Ariza ini di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2020) malam.

Menurut dia, tingginya kasus Covid-19 karena pemerintah daerah meningkatkan pengetesan virus kepada masyarakat. Bagi orang yang dinyatakan positif akan diminta isolasi mandiri, sementara bagi yang mengalami gejala klinis seperti batuk, demam dan flu menjalani perawatan di rumah sakit rujukan.

Untuk kondisi Jakarta yang beberapa hari ini masuk ke fase tertingginya dalam tiga hari ini, termasuk hari ini yang merupakan pertambahan tertinggi kasus baru positif COVID-19 di Jakarta sebenyak 820 kasus.

Penambahan kasus tersebut, menyebabkan total kasus virus Corona di ibu kota menjadi 36.462 kasus, bertambah  signifikan dari sebelumnya sejumlah 35.642.

#Corona   #covid-19   #psbb   #jakarta