Perjuangkan Hak Tanah, Janda Tua Jadi Pesakitan di Pengadilan Serang

Harian Terbit/Safari
Perjuangkan Hak Tanah, Janda Tua Jadi Pesakitan di Pengadilan Serang

Sri Rastiti Merdekawati (74), janda tua diseret ke Pengadilan Negeri (PN) Serang, sebagai terdakwa kasus pidana. Kasus hukum yang dialaminya berawal ketika Titi memperjuangkan hak atas tanah dan bangunan seluas 900 meter yang terletak di Jalan Saleh Baimin, Cimuncang, Kota Serang, Banten.

Titi mengungkapkan, dirinya telah berjuang sejak tahun 2006 silam. Perjuangan itu bermula, saat dirinya merenovasi bangunan bekas gudang garam di atas tanah yang dikuasainya selama 35 tahun lebih. Namun, tiba pengusaha berinisial IM mengadukan kasusnya melalui MR (anak IM) ke Polres Serang tahun 2015 silam.

“Saya ini Pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) didakwa melakukan pencurian dengan pemberatan, perusakan dan penggelapan,” kata Titi yang ditemui usai pembacaan tuntutan di PN Serang beberapa waktu lalu.

Titi menyatakan, renovasi yang dilakukan oleh dirinya disebabkan sudah lapuknya bangunan tersebut, dan akan membahayakan warga sekitar bangunan jika dibiarkan. Apalagi gudang tersebut sudah puluhan tahun kosong, dan nyaris roboh karena dimakan usia dan membahayakan orang lain. 

"Kebetulan, ada pengusaha jual beli bekas bangunan yang sanggup mengganti biaya renovasi gudang, sebesar 200 juta rupiah. Asalkan bekas bangunan gudang tua itu menjadi miliknya,” tuturnya.

“Nah, jadilah kesepakatan itu, karena dasarnya saya serta adik saya yang menguasai fisik ini. Serta simpati saya terhadap masyarakat, karena kuatir bangunan itu roboh. Jadi saya merenovasi gudang tua dan pengusaha barang bekas bangunan itu mendapatkan bekas bangunan,” imbuhnya.

Melalui jalan panjang, akhirnya Titi diseret ke pengadilan dan kasusnya bergulir sampai saat ini. 

Diketahui, dalam sidang pembacaan tuntutan selasa 14 Juli lalu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Sri Rastiti lima bulan penjara, dengan masa percobaan 10 bulan.

“Saya hanya berharap, para wakil Tuhan majelis hakim yang mengadilinya bisa benar benar bersikap seperti Tuhan yang Maha Adil dalam memutuskan perkara ini,” tandasnya.

Sementara itu IM melalui kuasa hukumnya, enggan mengomentari keberatan Sri Rastiti. “Ikuti saja jalan persidangannya,” ujar kuasa hukum IM yang namanya tidak ingin disebut.

#tanah   #janda   #pengadilan   #serang