Pegawai Kemenpora Ikuti Lomba Senam SAH antar Unit

Hermansyah
Pegawai Kemenpora Ikuti Lomba Senam SAH antar Unit
Lomba senam SAH di lingkungan Kemenpora

Jakarta, HanTer - Jumat (3/7/2020) Krida kali ini terasa istimewa di Kemenpora. Pasalnya, setelah sukses dengan program lomba Senam Stay at Home (SAH) yang mendapatkan animo luar biasa dari masyarakat, sehingga membuat para karyawan kementerian itu pun ingin juga merasakan atmosfir perlombaan.

Sejatinya, ajang yang didedikasikan untuk masyarakat luas tersebut terbagi menjadi dua, yakni kategori individu yang sudah berlangsung sejak 1 Mei hingga 21 Juni 2020 melalui platform Instagram, Facebook dan Youtube.

Sedangkan kini tengah memasuki kategori keluarga yang dimulai sejak 25 Juni - 5 Juli 2020 untuk platform Instagram, Periode 9 - 19 Juli 2020 untuk platform Facebook dan periode 23 Juli - 2 Agustus 2020 untuk platform Youtube, dimana grand final berlangsung pada 17 Agustus 2020.

Terkait lomba senam SAH pada Jumat Krida di Kemenpora, setidaknya 49 tim dari unit dan stakeholder ikut ambil bagian, di mana kegiatan ini merupakan sebuah kelanjutan surat himbauan dan pemberitahuan Menpora Zainudin Amali kepada para pimpinan lembaga tinggi negara untuk tetap melakukan senam bersama.

Hal tersebut seperti diungkapkan Sesmenpora Gatot S. Dewa Brother disela-sela pelaksanaan lomba senam SAH pada Jumat Krida di Kemenpora. "Saat pandemi Covid-19 ini kita sangat merasakan sangat penting sekali berolahraga untuk menjaga kebugaran dan imun tubuh kita," ucap Sesmenpora.

Dirinya pun menyatakan jika respon publik terhadap program Senam SAH yang diprakarsai oleh Deputi Pembudayaan Olahraga ini sangat luar biasa. "Respon publik sangat bagus sekali, karena mereka tahu bahwa kondisi pandemi ini haruslah menjaga kesehatan, kebugaran tubuh melalui olahraga, salahsatunya adalah lewat senam, karena olahraga senam yang meruoakan bukan "barang mewah", bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja," tambahnya.

"Kita pun berharap, bukan hanya ditempat ini saja (Kemenpora-Red) melakukan senam, namun dipenjuru Nusantara juga terus melakukan hal ini, dengan tetap menjaga jarak," tutupnya.

Hal senada juga diungkapkan Raden Isnanta, selaku Deputi Pembudayaan Olahraga yang menyebutkan sebuah ajakan penting dari pemerintah dalam hal ini Menpora, untuk hati Krida beraktifitas fisik utamanya senam yang dilanjutkan dengan aktifitas lainnya.

Pria asal Kulon Progo itu tak hanya mengungkapkan program Senam SAH yang digagasnya, namun membeberkan senam-senam lainnya yang lebih segmented, seperti senam Duilah untuk para lansia, senam lawan covid dan lainnya.

"Senam SAH ini adalah bagaimana untuk berolahraga di rumah, stay at home, namun tak harus di dalam rumah, tapi di halaman rumahku bisa, lingkungan perkantoran, bahkan kita juga ciptakan berbagai aktivitas fisik seperti conditioning bagi para atlet yang kini berada di rumah untuk menjaga kondisi fisiknya, serta untuk para lansia juga kita siapkan sebuah senam yang dosisnya tepat untuk para lansia," beber Isnanta.

Sebanyak 10 besar yang lolos dari fase penyisihan ini akan kembali menampilkan performa terbaiknya di grand final pada 17 Juli mendatang. Mereka adalah tim Biro perencanaan b, formi pusat D, asdep pembibitan olahraga, asdep olahraha rekreasi, sesdep pembudayaan olahraha, formi pusat A, sesdep peningkatan prestasi olahraga, asdep olahraga pendidikan, formi pusat E, asdep poltak

Sedangkan 10 pemenang favorit adalah RSON, Biro Humas dan Hukum (sisinfo); Asdep industri dan promosinolahraga; asdep sko, asdep iptek & imtaq pemuda; asdep sarpras olahraha; asdep sarpras pemuda; BRI KK kemenpora; sesdep pengembagan pemuda; museum olahraga nasional.