Pengusaha Hiburan Malam Berharap Bisa Beroperasi 

Sammy
Pengusaha Hiburan Malam Berharap Bisa Beroperasi 

Jakarta, HanTer - Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi di DKI Jakarta akan berakhir pada 2 Juli 2020. Para pengusaha hiburan di DKI Jakarta berharap bisa kembali buka secepatnya.

"Harapan kami harus secepatnya," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) Hana Suryani di Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Menurutnya, di fase II nantinya harusnya hiburan malam dibuka. Ia berharap, jangan menyudutkan dari sisi hiburannya.

"Kadang kan kalau kita dengar kata hiburan, khususnya hiburan malam, itu kan 'seksi' banget. Padahal pada kenyataannya hiburan ini kalau kita lihat dia sama saja dengan usaha-usaha lainnya," sambungnya.

Hana mencontohkan tempat hiburan malam seperti bar atau diskotek sama saja seperti restoran atau mal. Yakni, sama-sama ada keramaian di sana. Bedanya, restoran dan mal sudah buka di fase I PSBB DKI Jakarta, sementara tempat hiburan malam belum kunjung diperbolehkan beroperasi.

Dia mengungkap cerita tersebut agar di fase II PSBB transisi Pemprov bisa memperbolehkan tempat hiburan malam beroperasi. Menurutnya, sektor hiburan begitu terdampak akibat pandemi COVID-19. Jika sektor ini kembali dibuka, geliat ekonomi akan kembali bergairah dan bisa membantu ribuan karyawan di sektor ini yang sebelumnya sempat dikenai PHK atau dirumahkan.

"Apakah fase I sudah berjalan baik, ya saya nggak tahu ya, itu kembali dari pemerintah. Cuma kalau misalnya restoran berbau bar sudah bisa mengoperasikan usahanya secara hiburan, harusnya yang hiburan juga sudah boleh buka dong. Yang penting protokol kesehatan ini dijalankan," katanya.

Menurut Hana, para pengusaha hiburan malam yang bernaung di bawah Asphija sudah sangat siap beroperasi kembali. Semua siap menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah.