Polda Metro Jaya Gelar Bakti Sosial Donor Darah, Kumpulkan Ratusan Kantong Darah

Danial
Polda Metro Jaya Gelar Bakti Sosial Donor Darah, Kumpulkan Ratusan Kantong Darah
Kegiatan donor darah dilaksanakan di Aula TMC Polda Metro Jaya bertujuan agar dapat membantu ketersediaan stok darah di PMI Prov. DKI Jakarta yang kebutuhannya meningkat di saat pandemi Covid-19.

Jakarta, HanTer - Dalam rangka hari Bhayangkara ke-74 Tahun 2020, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta mengadakakan kegiatan kemanusiaan Donor darah.

Kegiatan donor darah dilaksanakan di Aula TMC Polda Metro Jaya bertujuan agar dapat membantu ketersediaan stok darah di PMI Prov. DKI Jakarta yang kebutuhannya meningkat di saat pandemi Covid-19.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan kegiatan donor ini bertujuan kemanusiaan untuk membantu ketersediaan stok darah di PMI yang selama ini berkurang dikarenakan pandemi Covid-19.

“Dalam situasi pandemi Covid-19 yang berlanjut hingga saat ini, kebutuhan akan darah meningkat. Sedangkan pendonor menurun, maka dari itu Biddokes Polda Metro Jaya bekerja sama dengan PMI DKI Jakarta mengadakan bakti sosial Donor darah,” kata Nana di gedung TMC PMJ, Kamis (18/6/2020).

Menurut Kapolda, momentum ini juga sebagai refleksi dari peringatan Hari Bhayangkara ke-74 Tahun 2020 berupa kepedulian Polri Polda Metro Jaya terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan darah di tengah pandemi Covid-19.

Kapolda menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, mulai hari Rabu (17/6/2020) kemarin hingga hari ini Kamis, hasilnya dari 327 pendonor yang mendaftar, terkumpul 273 kantong darah terdiri dari Golongan Darah A 55 kantong, Golongan Darah B 98 kantong, Golongan Darah AB, 13 kantong, dan Golongan Darah O 107 kantong.

“Panitia menerapkan protokol kesehatan kepada para pendonor dengan memperhatikan physical distencing dan menghindari kerumunan, dimana setiap personel yang akan masuk aula TMC dilakukan cek suhu tubuh terlebih dahulu,” ujar Kapolda.

Kemudian pendonor mendaftar dan dilakukan pengecekan tensi darah dilanjut dengan pengecekan hemoglobin. Jika dalam pengecekan tersebut hasilnya baik, maka pendonor dapat melanjutkan pengambilan darahnya oleh tim medis.