COVID-19 di DKI, 4.445 Orang Sembuh, 586 Meninggal Dunia

Sammy
COVID-19 di DKI, 4.445 Orang Sembuh, 586 Meninggal Dunia

Jakarta, HanTer - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini per 17 Juni 2020.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, memaparkan, terdapat penambahan jumlah kasus positif sebanyak 147 kasus. Sehingga, jumlah kumulatif kasus positif di wilayah DKI Jakarta sebanyak 9.209 kasus. Dari jumlah tersebut, 4.445 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 586 orang meninggal dunia.

"Sampai dengan hari ini kami laporkan, 1.399 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.779 orang melakukan self isolation di rumah," paparnya.

Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 22.235 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 14.240 orang.

Ia menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, dengan membangun Laboratorium Satelit COVID-19, berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu dan RSUD Duren Sawit sejak 9 April 2020 dan membangun jejaring dengan 41 laboratorium pemeriksa COVID-19.

Secara kumulatif, pemeriksaan PCR sampai dengan 16 Juni 2020 sebanyak 217.048 sampel. Pada 16 Juni 2020, dilakukan tes PCR pada 3.975 orang, 2.872 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 147 positif dan 2.725 negatif.

Total test PCR pada kasus baru adalah 9.669 test per 1 juta penduduk per minggu. Hal ini sudah melebihi target WHO, yakni 1.000 test per 1 juta penduduk per minggu.

Total sebanyak 184.705 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif COVID-19 sebesar 4 persen, dengan rincian 6.811 orang dinyatakan reaktif COVID-19 dan 177.894 orang dinyatakan non-reaktif. Untuk kasus positif ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR dan apabila hasilnya positif dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau RS atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.