Gunakan Pisau Dapur

Kesal, Warga Tikam Ketua RT Hingga Tewas

Harian Terbit/Alee
Kesal, Warga Tikam Ketua RT Hingga Tewas
Ilustrasi (ist)

Seorang warga bernama R (25) menikam Ketua RT 04 RW 06, Kelurahan Kota Bambu Utara, Jakarta Barat, M. Jazuli (52) karena kesal kepada sang pemimpin di lingkungan itu, Rabu sore.

"Ketua RT Jazuli tewas di jalanan dekat rumahnya setelah mendapat luka tusuk menggunakan pisau dapur," kata Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto di Jakarta, Rabu.

Menurut Supriyanto, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pelni, namun nyawanya tak tertolong. "Korban ditusuk satu kali di bagian punggung dekat lehernya," katanya dilansir Antara. 

Supriyanto juga mengatakan, R ditangkap tak lama setelah kejadian tersebut beserta barang buktinya.

Hingga saat ini, belum diketahui motif pasti pelaku dengan tega menikam Ketua RT di lingkungan rumahnya.

"Katanya dia, sebel aja kalau liat muka Pak RT, terus ribut dan nusuk, masih kami dalami lagi pengakuannya. Pelakunya ini masih tinggal di wilayah itu juga," kata dia.

Pelaku dikenakan pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara.

Jasad Ketua RT tersebut masih disemayamkan di Rumah Sakit Pelni dan akan dilakukan otopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur.

Tusuk Ibu Kandung

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru menyebut remaja pelaju penusukan ibu kandung, CCS (18) diduga alami stress.

Saat diamankan polisi setelah kejadian penusukan tersebut, korban terus meronta-ronta hingga perlu diberikan obat penenang.

"Kemudian nanti diperiksa oleh psikolog penyebab stress, apakah ada keterkaitan dengan hal yang lainnya," ujar Audie di Jakarta, Sabtu.

Selain itu, menurut keterangan yang dihimpun dari warga di sekitar tempat kejadian perkara, termasuk tantenya, CCS seringkali terlihat bermain "game online."

CCS juga seringkali melawan perintah dan membantah nasehat ibunya. Kondisi sang ibu, TS (47) juga dalam kondisi stress. "Kasus ini masih kita dalami," ujar Audie.

Sebelumnya, remaja berinisial CCS (18) menusuk ibu kandungnya sendiri TS (47) menggunakan gunting sebanyak tiga tusukan hingga mengakibatkan luka serius pada Sabtu pagi.