Aktivitas Perkantoran dan Perekonomian Mulai Pulih, di Tengah PSBB Transisi, Jakarta Kembali Macet 

Harian Terbit/Sammy
Aktivitas Perkantoran dan Perekonomian Mulai Pulih, di Tengah PSBB Transisi, Jakarta Kembali Macet 
Ilustrasi suasana kemacetan di Jakarta

Meski masih masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi, beberapa ruas jalan utama di DKI Jakarta, Senin (15/6), dipadati kendaraan bermotor, macet. 

Padahal, berdasarkan Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 Nasional Nomor 8 Tahun 2020 pemerintah telah menganjurkan pembagian giliran atau sif kerja demi menghindari kepadatan arus lalu lintas dan penumpang kendaraan umum.

Kepadatan terjadi di Jalan Letjen M.T Haryonom tepatnya di depan Halte Transjakarta Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta Timur, di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jalan Kapten Tendean dan Jl HR Rasuna Said maupun di arus sebaliknya menuju Ragunan.

Kepadatan juga terjadi di Jalan Kapten Tendean ke arah Blok M dan Kebayoran Baru, arus sebaliknya di Jalan Mampang Prapatan Raya ke arah Warung Buncit maupun ke arah Kuningan.

1.728 Personel

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menurunkan sebanyak 1.728 personel polisi lalu lintas setiap hari untuk mengurai kemacetan di masa PSBB transisi.

"Dalam rangka untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya selama masa PSBB transisi, jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menurunkan personel berjumlah 1.728 personel setiap hari," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, saat dikonfirmasi, Senin.

Sembodo menjelaskan, personel polisi lalu lintas akan ditempatkan di 410 titik yang teridentifikasi rawan macet. "Sebanyak 1.728 personel tersebut kami tempatkan di 410 titik rawan macet," ujarnya. 

Sambodo menyebut mulai pulihnya aktivitas perkantoran di masa PSBB transisi sebagai salah satu pemicu kepadatan arus lalu lintas di jalanan Ibu Kota. "Mungkin salah satu faktor kemacetan Jakarta akibat perkantoran sudah mulai buka," tuturnya.

Selain banyaknya perkantoran yang mulai kembali beraktivitas, Sambodo menyebut peningkatan jumlah kendaraan pribadi dan kebijakan ganjil genap yang belum berlaku, turut memicu kepadatan lalu lintas.

#Corona   #covid-19   #psbb   #jakarta   #macet