Buser Jatanras Berhasil Mencokok Dua Pencongkel Kaca Spion

Danial
Buser Jatanras Berhasil Mencokok Dua Pencongkel Kaca Spion
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus

Jakarta, HanTer - Tim buru sergap (Buser) Jatanras Polres Metro Jakarta Utara berhasil mencokok dua orang pelaku percobaan pencurian spesialis kaca spion yang sempat viral di media sosial (medsos), Sabtu (13/6/2020).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan, kedua pelaku pencurian yang berhasil dibekuk adalah: Singgih (17) warga Sunter Agung, Jakarta Utara dan Febri (19) warga Taman Sari, Jakarta Barat.

Mengenai tempat kejadian peristiwa (TKP) kasus ini lanjut Yusri yakni, di depan rumah korban Rofiq Andayana (46) warga Blok A RT 3/9 Sunter Agung, Jakarta Utara, pada 17 Juli 2019 pukul 3 pagi WIB.

“Adapun barang bukti yang dapat diperoleh adalah video rekaman CCTV dan gambar pelaku yang viral di medsos,” ujar Yusri kepada wartawan di Jakarta, Minggu (14/6/2020).

Untuk Kronologinya menurut Yusri, ketika keluar rumah, korban kaget melihat spion mobilnya yaitu Daihatsu Terios patah dan tergelantung.

“Lalu korban melihat rekaman CCTV-nya dan benar saja ada beberapa orang yang ingin mencurinya. Ternyata mobil tetangga korban yang hanya berjarak beberapa meter yaitu Toyota Avanza juga mengalami kecurian kaca spion,” beber Yusri.

Dari rekaman viral pelaku di medsos, Buser kemudian melakukan penyelidikan dan hasil lidik didapatkan nama-nama pelaku berikut alamatnya.

“Tanpa pikir panjang langsung dilakukan penggerebekan ke alamat-alamat pelaku. Pelaku pertama digrebek yaitu Febri yang saat itu sedang bekerja di perusahan bongkar muat kontainer di Jalan Martadinata depan pos 1 Pelabuhan Tanjung Priok,” papar Yusri.

Sesuai hasil interogasi pelaku Febri diketahui, pelaku tidak melakukan seorang diri dan mengatakan pada saat melakukan pencongkelan spion, ia ditemani Singgih yang berlamat di Jalan Ancol Selatan, Sunter Agung.

“Langsung saja dilakukan penggrebekan ke alamat tersebut dan didapati Singgih sedang asyik menonton TV bersama kedua orangtuanya,” jelas Yusri dan menambahkan kedua pelaku kemudian diamankan ke Mapolres Jakarta Utara dan hasil interogasi membuktikan, kedua pelaku telah melakukan tindak pidana itu sebanyak 6 kali.

Akibat perbuatan kriminal tersebut, kedua pelaku akan dijerat dengan Pasal 54 Jo 363 KUHP.