Ombudsman Apresiasi PSBB di Jakarta Berhasil

Sammy
Ombudsman Apresiasi PSBB di Jakarta Berhasil
Kondisi Jakarta yang lengang terlihat di sejumlah ruas jalan

Jakarta, HanTer - Ombudsman Jakarta Raya memberikan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Polda Metro Jaya dan pemangku kepentingan lain yang terlibat dalam pelaksanaan dan penegakan aturan PSBB di wilayah DKI Jakarta selama periode 10-23 April 2020 (Tahap I).

"Dalam pengamatan kami, secara umum, PSBB telah berhasil meningkatkan angka deteksi Suspect Covid-19, meningkatkan kepatuhan warga untuk bekerja dari rumah, menerapkan social/physical distancing sebagai upaya mengurangi potensi transmisi lokal Covid-19 di Jakarta, juga menyalurkan bansos dengan cepat sebagai bagian dari kompensasi selama PSBB dan mempertahankan kualitas pelayanan publik," ujar Kepala Ombudsman Jakarta Raya, Teguh P Nugroho di Jakarta, Selasa (5/4/2020).

Dari hasil assessment itu, pihaknya mencatat beberapa kekurangan dan potensi maladministrasi terkait penanganan Covid-19 dari aspek Kesehatan, Penegakan hukum Work From From (WFH), Bantuan Sosial dan Mitigasi pelayanan publik sebagai aspek yang diawasi oleh Ombudsman Jakarta Raya selama penerapan PSBB tahap I.

Pada aspek kesehatan, pihaknya mengapreasisi kesigapan jajaran Dinas Kesehatan DKI Jakarta dalam melakukan deteksi dini dan persiapan penanganan Covid-19. Dimulai sejak akhir tahun 2019 melalui Public Health Emergency Operating Centre (PHEOC) yang terhubung dengan jaringan pengawasan penyakit menular dari negara lain.

Kemudian, penerapan pengawasan terhadap orang yang baru tiba dan berangkat ke negara pandemik, termasuk juga persiapan penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) dan protokol penanganan wabah menular telah berkontribusi membantu kesiapsiagaan jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menangani pandemik Covid-19.

"Apresiasi khusus kami berikan kepada jajaran Pemprov DKI karena langsung menerapkan protokol penyakit wabah menular di tahap deteksi, termasuk protokol pemulasaraan dan pemakaman serta pemetaan penyebaran Suspect Covid-19. Juga termasuk modelling potensi penyebaran Covid-19," jelas Teguh.

Namun, selain capaian ±75.000 Rapid Test yang telah dilaksanakan, yang turut memperbaiki angka pemantauan penderita Covid-19, Ombudsman Jakarta Raya mencatat pentingnya perbaikan pengawasan terhadap pelayanan Rumah Sakit oleh jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta seperti perbaikan peralatan APD bagi tenaga kesehatan, dan penyiapan penambahan ruang isolasi di Rumah Sakit Rujukan.

#Corona   #covid-19   #psbb   #jakarta