Ketua Fraksi NasDem DKI Usulkan Kantor di DKI Mulai Terapkan Work From Home

Sammy
Ketua Fraksi NasDem DKI Usulkan Kantor di DKI Mulai Terapkan Work From Home
Gubernur Anies Baswedan menjalani tes pemeriksaan suhu tubuh (ist)

Jakarta, HanTer - Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta mendukung langkah Gubernur Anies Baswedan meliburkan sekolah selama dua pekan ke depan. Bahkan, Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, menyarankan, perkantoran juga mulai menerapkan work from home.

"Fraksi NasDem mengusulkan agar setelah meliburkan sekolah, mungkin kantor di DKI bisa work from home juga. Karena ini sebagai langkah preventif," katanya.

Dirinya juga meminta pengusaha mengerti kondisi Jakarta yang mulai terjangkit Virus Corona. Menurut Wibi, dengan menugaskan karyawan bekerja dirumah, merupakan salah satu upaya pencegahan terhadap penyebaran Covid-19.

"Jangan sampai ada pengurangan atau PHK terhadap karyawan. Ini waktunya kita bersatu melawan Corona. Bukan sekadar cari untung, ini soal kemanusiaan," tegasnya.

Wibi menilai, langkah Anies seharusnya juga didukung oleh semua pihak. Karena menurutnya, langkah tersebut diambil guna melakukan pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, memutuskan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar di seluruh sekolah di DKI Jakarta. Hal itu untuk mencegah penularan virus Corona atau Covid-19 yang kini tengah mewabah.

"Hasil pembahasan kesimpulan bahwa Pemprov DKI memutuskan untuk menutup semua sekolah di lingkungan Provinsi DKI Jakarta dan akan melakukan proses belajar mengajar melalui metode jarak jauh," kata Anies dalam jumpa pers di Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3/2020).

Selain itu, pelaksanaan ujian nasional serta ujian sekolah pun ikut ditunda.

"Dan bagi peserta Ujian Nasional hari senin besok juga ujian sekolah diputuskan ditunda. Berlaku selama 2 minggu. Dan kami akan mereview di akhir pekan kedua untuk melihat perkembangannya. Mengapa ini diambil merujuk pengalaman-pengalaman dari berbagai tempat termasuk Indonesia," jelasnya.

Anies menjelaskan, DKI Jakarta memiliki 10.600.000 penduduk, peserta didik 1,5 juta anak. Dan khusus anak SMA, SMK ujian nasional itu 124.000 peserta didik.

Ia memastikan, bahan-bahan untuk kegiatan belajar mengajar jarak jauh bagi orang tua, siswa dan guru yang akan siap hari Senin.

"Dengan keputusan ini maka jajaran dinas pendidikan DKI Jakarta, akan menyiapkan materi jarak jauh. Insyallah akan dilaksanakan. Bahan-bahan untuk orang tua, guru akan siap hari senin," terang Anies.