Ketua Fraksi Demokrat DKI Ungkap   Masalah Utama Warga Jakarta

sammy
Ketua Fraksi Demokrat DKI Ungkap   Masalah Utama Warga Jakarta

Jakarta, HanTer - Persoalan minimnya gizi balita, sulitnya mendapatkan modal usaha, hingga bantuan pembangunan masjid dan mushola masih kerap terjadi di Ibu Kota Jakarta. Hal itu terungkap saat pelaksanaan reses ke-1 pada 2020 oleh caleg terpilih Demokrat, Desi Kristiana Sari di dapil Jakarta Pusat (Jakpus).

Menurut Desi, kenyataan Jakarta yang memiliki APBD cukup fantastis sangat ironis dengan kondisi masyarakatnya. Lantaran, fakta yang ditemukan saat pelaksanaan reses, di kelurahan Gambir, Jakpus masih ditemukan balita yang kekurangan gizi.

"Kok bisa dengan kondisi APBD Rp87 triliun masih ditemukan bayi yang kekurangan gizi. Mirip dengan kondisi di Afrika. Ini harus menjadi perhatian Pemda," ujar Desi Kristiana saat pelaksanaan reses di kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Minggu (1/3/2020).

Desi mengungkap, persoalan gizi balita memang menjadi fokus penting dalam memajukan generasi muda di Jakarta. Partai Demokrat, lanjut dia, menginginkan pembangunan dimulai dari SDM -nya yang sehat dan pintar.

"Dengan asupan gizi berkualitas yang disediakan oleh pemda, tentu akan membantu generasi muda berprestasi dan berdampak pada kemajuan ibukota kedepan," kata Anggota Komisi B DPRD DKI itu.

Rencananya, Demokrat akan menyampaikan persoalan kekurangan gizi masyarakat dalam pandangan umum fraksi di sidang paripurna, Selasa (3/1/2020). Hal itu untuk menjadi perhatian gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan agar dilakukan perbaikan pembangunan generasi muda sejak dini.

"Kita harapkan jangan lagi anggaran untuk asupan gizi setiap anak hanya Rp10 ribu, tapi harus Rp30 ribu. Supaya penyediaan untuk gizi anak bisa dilengkapi seperti bubur kacang dan susu anak," pintanya.

Selain persoalan anggaran gizi balita, Ketua Fraksi Demokrat di DPRD DKI ini mendapatkan keluhan terkait kesulitan masyarakat mendapatkan modal usaha.

Meski sudah diprogramkan Pemda pengembangan usaha kecil di masyarakat, pada kenyataannya justru tidak tersalurkan dengan baik.

Disamping itu, Ketua DPP Demokrat itu pun dipertanyakan tentang kesulitan masyarakat mendapatkan bantuan pembangunan masjid dan mushola serta persoalan lainnya diluar program pembangunan Pemda DKI.

"Pastinya keluhan dan aspirasi masyarakat akan kita tindaklanjuti. Agar Pemda ikut memberikan solusi pada masyarakat," harapnya.

Diketahui, hadir dalam reses Desi di RT 08/ RW 04, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakpus yakni Agus Yahya (Lurah), Jhony Ardiansyah (Ketua RW 04), Budi Hartono (Ketua LMK) dan Ustad Agus Efendi (tokoh agama).

#Gizi   #Balita   #di   #DKI