Tiga Sekolah di Jaksel Murid Belajar di Rumah Akibat Banjir

zamzam
Tiga Sekolah di Jaksel Murid Belajar di Rumah Akibat Banjir

Jakarta, HanTer - Suku Dinas Pendidikan Kota Jakarta Selatan terpaksa menginstruksikan  para siswa di tiga sekolah yang terdampak banjir untuk belajar di rumah, Selasa (25/2/2020)

"Sekolah yang terdampak banjir yakni satu SD, satu TK dan satu PAUD," kata Kepala Sudin Pendidikan Jakarta Joko Sugiarto saat dikonfirmasi ANTARA.

Joko merincikan sekolah yang terdampak banjir itu yakni Taman Kanak-kanak (TK) Pembina Tingkat Nasional, SD Petukangan 01/02, dan Pendidikan anak usia dini (PAUD) Blue Safir.

Menurut Joko, air masuk ke TK sejak Selasa dini hari, merendam halaman dan jalan masuk.

"Pagi air sudah surut tetapi kotor jadi anak-anak belajar di rumah karena tidak aman," katanya.

Selanjutnya di SD Negeri Petukangan Selatan 01/ 02, banjir merendam halaman sekolah setinggi kurang lebih 60 cm, dan di belakang sekolah kurang lebih 50 cm.

"Arus air sangat deras. Akses ke sekolah banjir, anak-anak belajar di rumah dengan penugasan terkontrol dari guru," kata Joko.

Berikutnya BKB PAUD Blue Safir Jalan Kemandoran, Kebayoran Lama merendam halaman sekolah hingga menghalangi akses siswa ke sekolah.

"Halaman sekolah terendam, akses anak ke sekolah arus deras. Anak-anak terpaksa belajar di rumah," kata Joko.

Hujan yang turun sejak Selasa dini hari mengakibatkan beberapa kawasan di Jakarta kembali mengalami banjir sehingga menghambat aktivitas sehari-hari warga seperti berangkat kerja, sekolah maupun yang berbelanja ke pasar.

Selain mengganggu kegiatan belajar mengajar, banjir juga mengakibatkan terhentinya layanan transportasi umum, dan aliran listrik.


150 Sekolah Libur

Lebih dari 150 sekolah di Provinsi DKI Jakarta meliburkan kegiatan belajar mengajar akibat banjir yang menutupi akses menuju sekolah hingga membanjiri sekolah.

Terhitung sebanyak 159 sekolah dari tingkat pendidikan taman kanak- kanak hingga Sekolah Menengah Atas dan sederajarat meminta anak didiknya untuk belajar di rumah akibat banjir.



"Ini data sementara, jika ada informasi terbaru akan kami sampaikan," kata Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sony Juhersoni saat dihubungi, Selasa.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari berbagai sekolah, ketinggian air yang menghalangi akses jalan masuk hingga merendam sekolah- sekolah mulai dari 20 centimeter hingga 120 centimeter.

Hingga saat ini pendataan masih terus dilakukan oleh Dinas Pendidikan DKI untuk memastikan kegiatan belajar mengajar di daerah mana saja yang dihentikan.

Sekolah- sekolah yang diliburkan di antaranya sekolah di kecamatan- kecamatan berikut ini:

Cempaka Putih, Sawah Besar, Kramat Jati, Koja, Menteng Pulo, Pademangan, Taman Sari, serta Johar Baru.

Hujan yang terjadi sejak Selasa dini hari mengakibatkan beberapa kawasan di Jakarta kembali mengalami banjir sehingga menghambat aktivitas normal yang dilakukan oleh warga.

Selain menganggu kegiatan belajar mengajar, banjir juga mengakibatkan terhentinya layanan transportasi umum dan aliran listrik.

#Tiga   #Sekolah   #Murudnya   #Belajar   #di   #Rumah