Fraksi NasDem DPRD DKI Dukung Wacana Pembentukan Pansus Banjir

zamzam
Fraksi NasDem DPRD DKI Dukung Wacana Pembentukan Pansus Banjir



Jakarta, HanTer - Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta turut mendukung wacana pengajuan pembentukan panitia khusus (pansus) untuk menyelidiki penyebab banjir Jakarta pada awal tahun baru lalu. Namun, pembentukan Pansus Banjir diharapkan untuk membela dan menyelamatkan kepentingan rakyat Jakarta.

"Pansus tidak boleh menyerang pribadi atau mengganggu kepemimpinan yang sah," kata Anggota Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter kepada Harian Terbit di Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Ia menegaskan, pembentukan Pansus Banjir justru untuk membantu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam mencari solusi terhadap pengendalian banjir di Ibukota.

Pasalnya, dari pandangan Jupiter, Pemprov DKI Jakarta belum mempunyai konsep penanganan banjir yang mumpuni.

"Seperti tidak ada SOP dalam penanggulangan banjir untuk petugas pompa," ujar Jupiter.

Akibatnya, peristiwa banjir yang menelan kerugian hingga triliunan rupiah selalu berulang meski gubernur berkali-kali diganti.

"Kita akan berjuang untuk mencari fakta data dan informasi sehingga mendapatkan konsep yang jelas terkait penanganan banjir. Sehingga ada solusi dan konsep untuk kita anggarkan dalam APBD 2021," ungkap Anggota Komisi C ini.

Dengan begitu, ke depan rakyat Jakarta bisa terselamatkan dari bencana banjir yang rutin datang setiap tahunnya.

"Ini adalah perjuangan suci dan mulia yang tidak dipikirkan oleh Pemrov DKI untuk menghindari kerugian triliunan rupiah setiap tahunnya.

Jupiter menambahkan, banjir yang merendam ternyata akibat banyaknya petugas pompa yang tidak siaga ketika malam pergantian tahun.

"Padahal BMKG sudah mengumumkan masuknya musim hujan dengan ancaman bencana banjir," pungkas Jupiter.

Sebelumnya, beberapa kalangan dewan sempat mengusulkan pembentukan pansus untuk menyelidiki penyebab banjir. Sudah ada enam fraksi yang setuju akan rencana ini yakni Golkar, PAN, PSI, Demokrat, NasDem, dan PDIP.