Penyidikan Kasus Korupsi Jiwasraya; Imigrasi Cegah 3 Pejabat ke Luar Negeri

zamzam
 Penyidikan Kasus Korupsi Jiwasraya; Imigrasi Cegah 3 Pejabat ke Luar Negeri

 

Jakarta, HanTer - Ditjen Imigrasi Kementerian Hukumm dan Ham (Kemenkumham) kembali mencegah tiga pejabat PT PT. Asuransi Jiwasraya bepergian ke luar negeri. Pencegahan terkait penyidikan yang dilakukan bidang Pidsus Kejaksaan Agung.


Pencegahan mulai berlaku mulai Jumat (10/1/2020) hingga enam bulan ke depan.

"Permintaan cekal sore ini dari Kejagung dan lama permintaan cekal selama enam bulan," ujar Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Achmad Nur Saleh dikonfirmasi, Jumat (10/1/2020)

Ketiga nama tersebut antara lain Syahmirwan yang merupakan mantan Kepala Divisi Investasi Jiwasraya, Agustin Widhiastuti yang merupakan Kepala Divisi Keuangan Jiwasraya dan Mohammad Rommy yang merupakan karyawan di perusahaan pelat merah ini.

Adapun, 10 nama sebelumnya yang sudah terlebih dahulu dicegah berasal dari kalangan internal dan mantan manajemen Jiwasraya beserta dengan dua orang dari pihak swasta. Mereka adalah Heru Hidayat, Benny Tjokrosaputro, Asmawi Syam, Getta Leonardo Arisanto, Eldin Rizal Nasution, Muhammad Zamkhani, Djonny Wiguna, Hendrisman Rahim, Hary Prasetyo, De Yong Adrian, Syahmirwan, Agustin Widhiastuti,
Mohammad Rommy.


Perkembangan Penyidikan

Terpisah Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono membenarkan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI Selasa (7/1/2020) telah mengajukan usulan pencegahan keluar negeri terhadap beberapa orang dalam dugaan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT.Asuransi Jiwasraya (persero).
    
Hal itu dilakukan setelah melihat perkembangan penyidikan yang diperoleh oleh tim Jaksa Penyidik Tindak Pidana Korupsi berdasarkan hasil pemeriksaan selama ini. 
"Usulan pencegahan keluar negeri tersebut telah ditindaklanjuti Jaksa Agung Muda Intelijen dengan mengirim surat pencegahannya kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham RI) pada Jumat (10/1/2020)," ujar Hari dalam keterangan tertulis.

Ditegaskan dengan surat tertanggal 10 Januari 2020, atas nama Jaksa Agung RI, Jaksa Agung Muda Intelijen telah menandatangani perihal pencegahan keluar negeri untuk 3 (tiga) orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT.Asuransi Jiwasraya (Persero) pada beberapa perusahaan, sebagaimana diatur dalam UU.RI.Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU.RI.NO. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ketiga nya itu, terdiri dari 2 (dua) laki-laki dan 1 (satu) perempuan dengan inisial sebagai berikut : SY, MR, dan AW yang berstatus karyawan BUMN untuk dicegah keluar negeri selama jangka waktu 6 (enam) bulan.

"Penetapan pencegahan terhadap Sdr.SY didasarkan pada Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor : KEP-02/D/Dip.4/01/2020, terhadap Sdri.AW bernomor : KEP-03/D/Dip.4/01/2020, dan terhadap Sdr. MR bernomor : KEP-04/D/Dip.4/01/2020," ujarnya.