BPJAMSOSTEK Cabang Menara Salurkan Bantuan ke Korban Banjir

Arbi
BPJAMSOSTEK Cabang Menara Salurkan Bantuan ke Korban Banjir
Kepala Bidang Umum dan SDM BPJAMSOSTEK Cabang Menara Jamsostek, Mu’minati saat menyerahkan bantuan.

Jakarta, HanTer - Bencana banjir yang melanda wilayah DKI  Jakarta dan sekitarnya sejak awal Tahun 2020 membuat tak sedikit rumah warga terendam air. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bahkan mencatat sebanyak 67 orang meninggal dunia akibat banjir.

Berkaitan dengan hal ini, BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Jakarta Menara Jamsostek turut melakukan aksi sosial dengan menyalurkan bantuan kepada korban banjir di wilayah kuningan barat. Bantuan berupa kebutuhan pokok, seperti air kemasan, susu, biskuit, mie instan, minyak goreng, popok bayi, selimut dan obat-obatan.

“Kami ikut berduka atas bencana ini, Kami berharap banjir ini akan segera surut dan seluruh korban dapat kembali beraktifitas seperti sedia kala, dan semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat,” kata Pejabat Pelaksana Sementara (PPS) Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Menara Jamsostek, Erizal Feri, Selasa (7/1/2020).

Bantuan kepada korban banjir tersebut disalurkan melalui posko bencana di wilayah terdampak banjir. Bantuan langsung diserahkan oleh Kepala Bidang Umum dan SDM, Mu’minati ke Ketua RW 01 Kuningan Barat, Syakur.

Mu’minati mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan BPJAMSOSTEK yang rutin dilakukan ketika terjadi bencana alam.

“Kami ikut berduka atas bencana yang terjadi di awal tahun 2020. Kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengumpulkan informasi mengenai kondisi korban dan kebutuhan yang diperlukan. Bantuan ini bentuk dari kepedulian dan solidaritas kita terhadap sesame. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban korban banjir,” katanya.

Ketua RW 01 Kuningan Barat, Syakur  yang menerima paket bantuan menyampaikan ucapan terima kasih BPJAMSOSTEK yang memberikan sumbangsih atau donasinya bagi para korban banjir.

 “Saya terharu dengan bantuan ini, sangat bermanfaat bagi kami. Sekitar 2114 jiwa dari 5 RT di RW 01 Kuningan Barat ini yang terdampak banjir. Kami atas nama  warga RW 01 Kuningan Barat mengucapkan terimakasih,” ucap Syakur.

Jamin Hak Peserta

Erizal menambahkan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mendata peserta yang juga menjadi korban. Sebab tak menutup kemungkinan bahwa banjir tersebut menyebabkan pekerja mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia.

“Jika memang ditemukan peserta yang mengalami kecelakaan kerja atau meninggal karena akibat banjir, BPJAMSOSTEK akan segera memberikan seluruh hak peserta,” kata Erizal yang juga menjabat sebagai Asisten Deputi Wilayah BPJAMSOSTEK Bidang Teknologi Informasi. 

Hak tersebut, meliputi perawatan dan pengobatan tanpa batasan biaya sesuai kebutuhan medis, bantuan biaya transportasi korban kecelakaan kerja, santunan pengganti upah selama tidak bekerja, santunan kematian sebesar 48 kali upah, santunan cacat total hingga maksimal sebesar 56 kali upah, bantuan beasiswa, hingga manfaat pendampingan dan pelatihan untuk persiapan kembali bekerja (return to work).