Tujuh Perwakilan Fraksi DPRD DKI Kunjungi Lokasi Korban Banjir di Kemayoran dan Kalideres

Sammy
Tujuh Perwakilan Fraksi DPRD DKI Kunjungi Lokasi Korban Banjir di Kemayoran dan Kalideres
Wakil Rakyat DKI mengunjungi Lokasi Korban Banjir di Kemayoran dan Kalideres (ist)

Jakarta, HanTer - Sejumlah kalangan dewan dari tujuh fraksi di DPRD DKI melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi korban banjir di wilayah Ibukota. Selain memberikan bantuan berupa uang dan paket sembako, kedatangan mereka guna melihat secara faktual kondisi masyarakat pasca banjir, sekaligus menampung berbagai keluhan-keluhan masyarakat.

Adapun kunjungan pertama kali dilakukan ke rumah keluarga Ilyas di Jl Panca 8 Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kunjungan tersebut, sekaligus menyerahkan bantuan uang duka karena salah satu anaknya bernama Arfiqo (16) tewas tersengat listrik pada saat banjir bandang yang terjadi pada awal tahun baru 2020.

"Rombongan kami yang terdiri dari lintas fraksi, sengaja datang ke sini untuk menyampaikan simbol rasa bela sungkawa telah terjadi banyak korban nyawa selama terjadinya banjir pada Rabu tanggal 1 Januari lalu," ujar Basri di lokasi, Selasa (7/1/2019).

Menurut data yang diterimanya tercatat 14 warga DKI meninggal dunia.

"Penyebabnya macam-macam. Ada yang kena setrum, terhanyut, maupun kedinginan atau hipotermia," papar Basri didampingi anggota Fraksi Nasdem Wibi Andrino dan perwakilan dari enam fraksi lain yakni PDIP, Gerindra, PSI, Nasdem, PAN dan Demokrat.

Menurutnya semua fraksi akan mengusut musibah banjir bandang tersebut.

"Untuk selanjutnya kita pengin tahu, kenapa Jakarta bisa terjadi banjir sedahsyat itu, apa saja solusinya, dan siapa yang harus bertanggung jawab," tandasnya.

Rombongan Dewan yang terdiri dari politisi PAN Lukmanul Hakim dan Farahsandi, Waode Herlina dari PDIP, Idris Acmad, Anggara dan William dari PSI, Wibi Andrino dari Nasdem, serta Rani dari Gerindra, dan Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta, Desie Christhyana Sari semuanya bersepakat menyisihkan sebagian rezeki pribadi untuk korban banjir.

Menurut mereka, saat ini DKI juga masih diintip musibah banjir lainnya agar masyarakat lebih waspada dan meningkatkan kebersihan lingkungan.

Selain memberi contoh menyisihkan rezeki buat korban bencana, para politisi lintas fraksi ini juga akan menggerakkan kalangan eksekutif untuk ikutan juga patungan sumbangan dari uang pribadi.

"Selama ini pihak eksekutif hanya mengandalkan dana APBD untuk penanganan banjir. Alangkah baiknya kalau Gubernur Anies memerintahkan seluruh ASN DKI mulai dari staf hingga Sekda untuk menyisihkan penghasilan sepuluh persen untuk korban banjir," kata Basri.

Usai menyerahkan bantuan uang dan sembako di rumah Ilyas, rombongan melanjutkan konvoi ke wilayah RW 01 Kel. Semanan, Kec. Kalideres, Jakarta Barat.

Permukiman yang terletak di dekat komplek Taman Semanan Indah (TSI) baru berangsur surut setelah dihajar banjir setinggi tiga meter.

Sebagian warga sudah mulai bersih-bersih rumah maupun antre mendapatkan air bersih. Di lokasi ini rombongan Dewan juga menyerahkan bantuan uang kepada keluarga korban meninggal dunia serta menyerahkan bantuan sembako bagi korban banjir yang sebagian masih bertahan di pengungsian.

Tampung Keluhan
Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI, Wibi Adrino, mengungkapkan, tujuan kedatangan kalangan dewan tersebut adalah melihat secara faktual kondisi masyarakat pasca banjir. Sekaligus, lanjut dia, menampung berbagai keluhan-keluhan masyarakat.

"Pertama, tidak ada tim kesehatan disana. Padahal, pasca banjir banyak anak-anak main air di genangan. Padahal itu rawan penyakit. Tapi sayangnya tidak ada petugas kesehatan disana," terang dia.

Selain itu, Wibi juga mempertanyakan prihal padamnya listrik ditempat tersebut. Ia menyayangkan, hingga kini listrik masih padam. "Dilokasi kunjungan, listrik masih dimatikan. Kasihan masyarakat," terang dia.

Selain itu, ia juga mempertanyakan terkait penanganan banjir oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. "Tadi pun tak ada pihak eksekutif terutama dinas terkait dilapangan," ungkapnya.