Gerindra Sodorkan ARP, PKS Tetap Ingin Perjuangkan Kursi Wagub

Sammy
Gerindra Sodorkan ARP, PKS Tetap Ingin Perjuangkan Kursi Wagub

Jakarta, HanTer - Partai Gerindra DKI Jakarta telah memberi sinyal bahwasanya Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria (ARP) bakal menjadi calon wakil gubernur DKI yang diusung dari partai berlambang garuda itu. Sebelumnya, ada empat nama yang disebut bakal mewakili Gerindra yakni Ferry J. Juliantono, Arnes Lukman, Sekda DKI Saefullah, termasuk Riza.

"Pak Riza punya pengalaman yang cukup di DKI. Pernah jadi Ketua KNPI, tokoh pemuda Jakarta, jadi kalau ditanya soal Jakarta Pak Riza paham banget," ujar Ketua DPP Gerindra DKI Muhammad Taufik di Jakarta, Rabu (1/1/2020).

Saat disinggung perihal kemampuan Riza dibandingkan ketiga kandidat cawagub lain, Taufik juga menekankan bahwa Riza yang paling berpengalaman. Selain pengalaman berorganisasi, menurut Taufik, Riza juga memiliki kemampuan komunikasi politik yang baik.

"Bukan soal siapa yang jago, Pak Riza lebih banyak pengalamannyalah di Jakarta," katanya.

Gerindra sebelumnya telah menjalin kesepakatan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk mengusung masing-masing satu nama cawagub. Taufik sendiri mengaku optimis PKS setuju jika Riza yang diusung sebagai cawagub. "Insyaallah (setuju) Pak Riza," ucap Taufik.

Wakil Ketua DPRD DKI ini menuturkan, nantinya Gerindra akan melakukan dialog lebih lanjut dengan PKS untuk menyepakati satu nama cawagub yang bakal mendampingi Gubernur DKI Anies Baswedan.

Sementara itu, Riza menyatakan bakal mengikuti mekanisme yang berlaku terkait penunjukan cawagub DKI. Menurutnya, siapa pun cawagub DKI yang terpilih nanti harus memiliki integritas, kapasitas, jaringan, pengalaman, pengetahuan, dan bisa kerja sama dengan DPRD.

"Jangan sampai seperti daerah antara eksekutif dengn legislatif terjadi konflik, apalagi ibu kota ini kan menjadi barometer," ucap Riza.

Tetap Perjuangkan 

Disisi lain, pihak Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan tetap akan memperjuangkan kursi wagub DKI Jakarta. Partai pimpinan Sohibul Iman itu tetap menagih komitmen Partai Gerindra terkait jatah kursi pengganti Sandiaga Uno.

"Kami pegang erat kesepakatan dengan Gerindra bahwa Wagub DKI haknya PKS. Untuk itu, kami terus berikhtiar membangun komunikasi dengan berbagai partai di DKI Jakarta, terutama Gerindra agar pemilihan Wagub DKI terlaksana," kata juru bicara PKS Pipin Sopian di Jakarta, Rabu (1/1/2020).

Menurut Pipin, pihaknya memahami adanya deadlock di DPRD DKI Jakarta terkait dua nama cawagub yang diajukan PKS. Karena itulah, Pipin menyebut PKS membuka opsi akan mengajukan nama baru pengganti Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.

"Kami pahami adanya upaya deadlock di DPRD DKI. Oleh karena itu supaya proses pemilihan Wagub jalan, kami terus berkomunikasi dengan berbagai partai, termasuk membuka opsi calon Wagub baru dari kader PKS di luar dua nama yang sudah beredar," ujarnya.

Pipin mengatakan lamanya proses pemilihan wagub DKI ini menjadi evaluasi bagi PKS sehingga akhirnya memilih mengajukan nama baru. Namun, Pipin belum mau membocorkan sosok pengganti wagub baru yang akan diajukan oleh partainya.