LRT Jakarta Sepi Penumpang; Harus Dievaluasi Secara Menyeluruh

Sammy
LRT Jakarta Sepi Penumpang; Harus Dievaluasi Secara Menyeluruh

Jakarta, HanTer - Sepinya penumpang transportasi light rail transit (LRT) Jakarta rute Kelapa Gading-Rawamangun Velodrome, kerap dipersoalkan. Untuk itu, DPRD meminta agar hal tersebut dievaluasi.

"Terbukti kan kalau LRT rute Kelapa Gading-Rawamangun Velodrome sepi penumpang. Dari awal saya sudah bilang LRT ini proyek mubazir," tegas Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik, di Jakarta, Senin (30/12/2019).

Menurut Taufik, LRT yang dibangun memakai uang APBD sebesar Rp6 triliun tersebut patut dievaluasi secara menyeluruh.

"Saya kira Komisi B, harus mengevaluasi keberadaan LRT ini. Karana ada uang rakyat yang dipakai untuk membangun, sehingga penggunaannya harus tepat sasaran dan tidak mubazir seperti kondisi saat ini," ujar dia.

Lebih lanjut Taufik menegaskan, pihaknya melalui Komisi B yang membidangi soal transportasi berencana memanggil manajemen LRT.

"Kami akan panggil untuk menanyakan masalah ini. Kalau memang ada persoalan, maka harus ada yang bertanggungjawab," tegasnya.

Untuk diketahui, LRT Kelapa Gading-Rawamangun telah beroperasi secara komersil. Namun, hampir seluruh stasiun moda transportasi LRT Jakarta masih tercatat sepi penumpang.

Dari total 6 stasiun yang ada, 4 di antaranya masih sepi penumpang atau distribusi jumlah pelanggannya tak sampai 10% dari total sebaran penumpang di seluruh stasiun yang sebanyak 74.187 hingga 17 Desember 2019 kemarin.

Keempat stasiun itu adalah stasiun LRT Equestrian yang jumlah penumpangnya baru mencapai 4,5%, stasiun LRT Pulomas baru menyerap 6,5% penumpang, stasiun LRT Pengangsaan Dua 7,5% penumpang, dan stasiun LRT Boulevard Selatan 8,1% penumpang.
 

#LRT   #DPRD   #DKI