Training School Merah Putih Tekankan Pemahaman Falsafah Pancasila 

romi
Training School Merah Putih Tekankan Pemahaman Falsafah Pancasila 
Training School/ ist

Jakarta, HanTer - Sejumlah pimpinan mahasiswa intra dan ekstra kampus se Jabodetabek-Banten bersama Ramangsa Institute mengadakan Training School Merah Putih (TSMP) Angkatan 2019.

Kegiatan yang melibatkan mahasiswa intra dan ekstra kampus dari puluhan universitas se Jabodetabek-Banten tersebut digelar di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur pada 20-21 Desember 2019.

Direktur Eksekutif Ramangsa Institute Maizal Alfian mengatakan, Training School Merah Putih 2019 mengangkat tema “Pancasila Dalam Perspektif Pemuda dan Mahasiswa”. 

"Ratusan mahasiswa yang hadir diberikan materi terkait pemahaman falsafah Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta gerakan perubahan peradaban," kata Maizal.

Sejumlah kampus yang terlibat diantaranya, UNJ, Stebank Jakarta, UBK, Ubhara Jaya, UIN Jakarta, Unpam, Univ Esa Unggul, UNINDRA, Unusia, Uhamka, Universitas 17 Agustus 1945, STIA At-taqwa Bekasi, UIC Jakarta, dan APP Jakarta.

Menurut Maizal, gerakan perubahan merupakan cerminan gerakan menuju kesempurnaan yang merupakan hal fitrah dalam diri manusia. 

Bangsa Indonesia lahir dari kesepakatan besar, serta cita-cita luhur di atas bangunan egaliter dalam kehidupan bernegara, agama dan politik, serta pluralisme dan integritas tinggi dalam ruang masyarakat yang heterogen. 

"Serta isi amanat dalam Pembukaan UUD 1945 yang melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa," ujar Maizal.

“Tiga poin penting yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945, merupakan tolak ukur majunya peradaban bangsa,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Panitia TSMP 2019 La Ode Muhammad Rusdiansyah mengatakan, kegiatan ini adalah wadah kreatifitas mahasiswa di Jabodetabek-Banten dalam upaya memutar turbin intelektual menghasilkan gagasan dan ide-ide segar guna pengabdian di masyarakat. 

Kegiatan ini berlatar belakang penyegaran serta upaya rekonstruksi Pancasila sebagai dasar dan pandangan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Indonesia agar mendarahdaging dalam nafas insan akademis.

“Kegiatan TSMP 2019 berhasil melahirkan beberapa rekomendasi dari aspek sosial, ekonomi dan lingkungan hidup, baik dalam skala lokal, nasional maupun internasional,” ucap La Ode.

"Kami akan terus mengawal agenda-agenda yang telah direkomendasikan, sebab rekomendasi tersebut lahir dari kesadaran dan semangat belajar teman-teman peserta. Kami pun berharap seluruh unsur stakeholder mau bersinergi untuk membumikan ide-ide yang telah dilahirkan demi kemajuan masyarakat, bangsa dan negara," lanjutnya.

TSMP 2019 dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta. Pemateri yang hadir dari unsur Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, Polres Metro Kota Bekasi, Akademisi, Praktisi Lingkungan dan Pariwisata serta ditutup secara resmi oleh Pembina Ramangsa Institute Rozi Beni.
 

#Training   #Merah   #Putih