Kejar Target, DPRD DKI Kebut Bahasan APBD 2020

sammy
Kejar Target, DPRD DKI Kebut Bahasan APBD 2020
Suasana ruang sidang DPRD DKI

Jakarta, HanTer - Anggota DPRD DKI Jakarta kejar target dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2020. Bahkan Komisi E DPRD sempat menggelar rapat bersama Dinas Kesehatan, Minggu (8/12/2019) kemarin.

"Karena kita kejar tayang, target," kata Ketua Komisi E, Iman Satria di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (9/12/2019).

Dia menyebut, sebanyak 505 lembar nomenklatur yang harus dibahas Komisi E bersama dinas-dinas terkait. Setelah rapat bersama Dinkes, rencana Komisi E juga akan menggelar rapat bersama Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) dan Biro Pendidikan Mental dan Spiritual.

"Kita harap bisa selesai sampai Dinas PPAPP, dan biro Dikmental. Selanjutnya, kita bisa bahas di Banggar," ucapnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (07/12/2019) Komisi E juga menggelar rapat bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Minim Puskesmas

Sementara itu, saat rapat Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebut, masih ada 16 kelurahan di DKI Jakarta belum memiliki fasilitas Puskesmas yang berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan pertama.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastusti dalam rapat bersama DPRD DKI Komisi E di Gedung DPRD DKI Jakarta.

"Ya, masih ada 16 kelurahan kita yang belum punya Puskesmas," kata Widyastusti di Jakarta, Senin (9/12/2019).

Ia menyebutkan, masalah lahan menyebabkan tidak tersedianya layanan kesehatan Puskesmas di 16 kelurahan.

"Tanahnya susah, Pak. Biasanya seperti itu," ucap Widyastusti saat menjawab pertanyaan Ketua Komisi E Iman Satria mengenai kendala tidak adanya bangunan puskesmas di 16 kelurahan itu.

Widyastusti menyebutkan, beberapa kelurahan yang tidak memiliki Puskesmas di DKI Jakarta. Di antaranya Kelurahan Kebon Kacang, Gondangdia, Cikini, Senen, Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Gambir, Duri Selatan, dan Tanah Sereal. 

#APBD   #DPRD   #DKI