Pemalak di Jambatan Tiga Dicokok Polisi

danial
Pemalak di Jambatan Tiga Dicokok Polisi


Jakarta, HanTer - Seorang pelaku pemalakan berinsial E yang menggunakan senjata tajam (sajam) ke setiap sopir atau pengendara yang memutar di kawasan Jembatan Tiga, Bandengan, Jakarta Utara, berhasil dicokok dicokok tim buru sergap (Buser) Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Tersangka E diringkus saat beraksi melakukan pemalakan di lokasi putaran kendaraan, di Jembatan Tiga, pada 1 November 2019 dan aksi pemalakan yang dilakukan E terhadap sopir mobil pick-up di sana, videonya viral di media sosial.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Metro Jaya AKBP I Gede Nyeneng mengatakan terungkapnya kasus ini, setelah video pemalakan terhadap seorang sopir mobil bak terbuka yang dilakukan E, viral di media sosial, (31/10/2019).

"Dari viralnya video ini, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil membekuk pelaku," ujar Gede di Polda Metro Jaya, Selasa (5/11/2019).

Hasil penyelidikan, lanjut Gede diketahui pemalakan terhadap sopir mobil bak terbuka dengan senjata tajam yang dilakukan E, terjadi pada 30 September 2019.

"Pelaku yang tinggal tak jauh dari TKP, dibekuk penyidik saat sedang beraksi pada 1 November 2019," ungkapnya.

Sementara itu Panit IV Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Iskandar mengatakan diketahui bahwa E alias A kerap melakukan pemalakan terhadap sopir atau pengendara mobil yang memutar di kawasan Jembatan Tiga, Jakarta Utara.

"Aksi E seorang diri dengan meminta uang dari beberapa sopir yang memutar. Dari video yang viral, korbannya sopir mobil pick up yang mau memutar. Karenanya tersangka memaksa meminta uang," ujar Iskandar.

Menurut Iskandar, selain meminta uang dengan cara memaksa ke sopir mobil pick up sambil memegang sajam E merampas uang Rp 50 Ribu milik sopir dan merampas HP Xiaomi milik sopir.

Dari vdeo viral tersebut, Buser mencari korban sang pengemudi mobil pick up, kemudian korban membuat laporan dan memberikan keterangan kronologis peristiwa guna mengungkap pelaku pemalakan.

"Akhirnya dengan bantuan warga masyarakat di sekitar lokasi dimana pelaku beraksi, kami berhasil membekuk pelaku. Saat dibekuk, pelaku sedang beraksi di Jembatan Tiga mulai Pukul 11.00 sampai pukul 14.00. Pelaku mengaku baru satu kali melakukan pemalakan. Namun kami masih dalami lagi terutama menemukan orang yang pernah menjadi korban pelaku," papar Iskandar.

Tersangka E ditahan dan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang ancaman hukumannya hingga diatas 5 tahun kurungan di balik jeruji besi.

#Pemalak   #di   #Jembatan   #Tiga