Polisi Bongkar Sindikat Narkoba Puluhan Kg Jaringan Batam

Danial
Polisi Bongkar Sindikat Narkoba Puluhan Kg Jaringan Batam
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menerangkan 5 tersangka yang ditangkap di Lampung berupaya menyelundupkan sabu dengan menaruhnya di dalam sepatu. Foto: Media Indonesia

Jakarta, HanTer - Polisi berhasil membongkar sindikat pengedar narkoba jaringan Batam-Lampung-Jakarta berhasil dibongkar Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Sebanyak 68 kilogram sabu disita polisi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kasus ini bermula adanya informasi yang masuk ke pihaknya pada September lalu. Pihaknya pun langsung membentuk tim untuk menyelidiki kasus tersebut.

“Tanggal 19 September tim melalukan penangkapan ke tersangka YA yang membawa sabu di daerah Beji, Depok, Jawa Barat,” ujar Argo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (31/10/2019).

Argo menjelaskan, usai memeriksa YA polisi menangkap tersangka lain berinisial MS di Cibinong, Bogor. Dari tangan YA disita sabu sebanyak 5 kilogram dan dari tangan MS 3 kilogram.

"Kemudian kita sisir satu rumah di daerah Sentul, kita dapat barang di sana tapi pelaku masih kita cari. Ada barang sekitar 29 kilogram narkotika jenis sabu, ada juga mobil pengangkut ada," bebernya.

Tanggal 21 Oktober 2019, polisi kembali menangkap tersangka lain di Batam, Kepulauan Riau, hingga Lampung.

“Di Lampung itu kita tangkap di sekitar pintu tol. Kita dapat tersangka MS, MA, MD, RS, dan RR itu yang bersangkutan memasukkan narkotika di sepatu, ini sepatunya baru," ungkapnya.

Argo menerangkan 5 tersangka yang ditangkap di Lampung berupaya menyelundupkan sabu dengan menaruhnya di dalam sepatu.

“Dari tangan ke lima tersangka berhasil disita sabu sebanyak 2,6 kilogram dengan modus narkotika jenis sabu dimasukan di dalam sepatu yang digunakan pelaku,” jelasnya.

“Dan dari pengembangan total barang bukti yang diamankan sebanyak 26,05 kilogram,” pungkas Argo.

Total ada 15 tersangka yang berhasil diamankan yakni, YA, MS, EM, AF, AA, JM, MD, TM, ZZ, MS, MH, RS, MD, RR dan MM.

Para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2, Pasal 112, Pasal 132 UU Narkotika 35 tahun 2009. Para tersangka terancam hukuman paling lama 20 tahun kurungan penjara.