Korban Kebakaran Taman Kota Capai Ratusan Warga

zamzam
Korban Kebakaran Taman Kota Capai Ratusan Warga

Jakarta, HanTer - Korban kebakaran rumah tinggal di Jalan Taman Kota RT16 RW 05 Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat mencapai ratusan warga.

"Diperkirakan ada 104 warga dari 26 KK yang terdampak kebakaran, kami sudah siapkan skema pengungsian," ujar Lurah Kembangan Utara Joko Mulyono menjawab pers, di Jakarta, Rabu (30/10/2019)

Joko mengatakan kebakaran di dekat Stasiun Taman Kota itu telah menghanguskan 23 rumah petakan.

Ia masih belum bisa menaksir jumlah kerugian materi akibat kebakaran tersebut.

Ia menjelaskan tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut. "Hanya ada satu korban luka terkena sayatan seng, sudah dijahit oleh Puskesmas setempat," jelas Joko.

Joko mengatakan untuk sementara warga diungsikan di Musala Al Ikhlas dekat rumah penduduk.

"Terpal dan matras telah disediakan untuk para pengungsi," katanya.

Selain itu, pihaknya telah mempersiapkan dapur umum di sekitar pengungsian untuk kebutuhan pangan korban.

"Ini sudah mulai memasak, kemungkinan pukul 16.00 WIB sudah dapat didistribusikan," jelas Joko.

Sebelumnya, laporan kebakaran diterima pukul 09.25 WIB. Api padam 45 menit kemudian setelah 14 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan.

Api diduga disebabkan oleh korsleting listrik di salah satu rumah warga. Api cepat merambat karena rumah yang terbakar didominasi papan triplek.


Libatkan Puslabfor Polri

Sementara itu Polsek Cilandak, Jakarta Selatan melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk menelusuri penyebab kebakaran di Rumah Sakit Mayapada Hospital, Jalan Lebak Bulus.

"Kami sudah mengajukan permohonan untuk menurunkan tim Puslabfor," ujar Kapolsek Cilandak, Kompol M Marbun, saat dikonfirmasi Antara, di Jakarta, Rabu (30/10/2019)

Marbun mengatakan Polres dan Polsek memiliki keterbatasan dalam peralatan untuk menelusuri penyebab kebakaran.

Oleh karena itu, pihaknya meminta tim Puslabfor turun karena memiliki peralatan yang lebih lengkap dan canggih.

Ia mengatakan kebakaran terjadi hanya di satu ruangan di lantai lima rumah sakit Mayapada Hospital. Ruangan tersebut merupakan ruangan peladen milik rumah sakit.

"Jadi yang terbakar itu bukan satu lantai tapi satu ruangan di lantai lima," kata Marbun.

Marbun menyebutkan pascakebakaran yang terjadi Senin (29/10/2019) malam, aktivitas rumah sakit sudah normal kembali, penanganan terhadap pasien juga sudah berjalan normal.

Waktu kejadian pasien sempat diungsikan sementara ke lobi dan gedung baru di sebelah rumah sakit. Total ada 11 lantai di rumah sakit tersebut, hingga Rabu ini aktivitas sudah normal kembali.

"Sejak hari kejadian setelah api padam, layanan di rumah sakit sudah normal lagi, pasien sudah dipindahkan ke ruangnya," kata Marbun.

Terkait total kerugian akibat kebakaran, Marbun mengatakan tidak mengetahuinya karena bukan ranah kepolisian.

"Total kerugian biar juga urusan rumah sakit," kata Marbun.

Marbun menambahkan saat ini petugas masih memasang garis polisi di ruang yang terbatas di lantai lima tersebut.

Sementara, ruangan lainnya yang ada di lantai lima rumah sakit tetap bisa diakses.