Pelebaran Trotoar di DKI Untuk Atasi Kemacetan

Sammy
Pelebaran Trotoar di DKI Untuk Atasi Kemacetan
Proyek pelebaran trotoar di Jakarta

Jakarta, HanTer - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pelebaran trotoar di Jakarta salah satunya bertujuan untuk menyamakan jumlah lajur di ruas jalan. Saat ini, banyak ruas jalan yang memiliki lajur berbeda. Misalnya, satu segmen ruas jalan memiliki tiga lajur. Namun, pada segmen berikutnya di ruas jalan tersebut, hanya ada dua lajur. Penyempitan lajur ini menimbulkan kemacetan.

"Yang penting konsistensi lajur karena salah satu sebab mengapa terjadi kemacetan karena lajurnya tidak konsisten, dua lajur, berubah jadi tiga, berubah jadi dua lagi, akhirnya menyebabkan justru kemacetan," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (25/10/2019).

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta akan membuat lajur pada sebuah ruas jalan konsisten atau sama. Dengan demikian, kemacetan karena lajur yang tidak konsisten bisa diatasi. "Dibuatkan konsisten, itu yang sedang dilakukan," kata Anies.

3 Hingga 4 Lajur

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho, mengatakan, lajur jalan akan dibuat konsisten. Contohnya, ada ruas jalan yang memiliki tiga lajur pada satu segmen dan empat lajur pada segmen yang lain.

Pada segmen yang memiliki empat lajur, satu lajur paling kiri akan dijadikan trotoar. Dengan demikian, ruas jalan tersebut memiliki lajur yang konsisten, yakni tiga lajur.

"Kan kadang ada di sananya tiga (lajur), kemudian di sininya empat, makanya kita konsistensi lajurnya dulu. Yang empat kita ambil satu (menjadi trotoar)," kata Hari di Jakarta, Jumat (25/10/2019).

Kritik

Untuk diketahui, lontaran kritik sempat dikemukakan bebeberapa kalangan terkait pelebaran trotoar yang dilakukan Pemprov DKI. Salah satunya, dalam rapat pembahasan rancangan kebijakan umum anggaran-prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) untuk rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI 2020 pada Rabu (23/10/2019), Anggota DPRD DKI Jakarta Pandapotan Sinaga, sempat memprotes revitalisasi trotoar yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

Sebab, proyek pelebaran trotoar memakan badan jalan sehingga menimbulkan kemacetan.