Dua Tahun Jadi Gubernur, DPD Apresiasi Inovasi dan Terobosan Anies Memajukan Jakarta

sammy
Dua Tahun Jadi Gubernur, DPD Apresiasi Inovasi dan Terobosan Anies Memajukan Jakarta

Jakarta, HanTer - Kiprah Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta resmi telah berjalan dua tahun sejak dirinya dilantik pada tanggal 16 Oktober 2017 silam. 

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2019-2024 asal DKI Jakarta, Fahira Idris, mengapresiasi sejumlah inovasi dan terobosan, serta pencapaian Anies Baswedan selama dua tahun menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Menurutnya, capaian terbesar Anies adalah mampu mengubah paradigma pembangunan dengan konsep city 4.0 di mana pemerintah sebagai kolaborator dan masyarakat sebagai co-creator. Selama dua tahun ini, pendekatan pembangunan kota sudah berubah.

Adapun saat ini, Pemprov DKI Jakarta berubah menjadi kolaborator, sedangkan warga sebagai kreator."Jika Jakarta ingin melompat sebagai City 4.0, memang kebijakan seperti ini yang harus diusung, Pak Anies sudah memulainya. Saya sangat mengapresiasi," ujarnya usai acara tersebut.

Terobosan lainnya yakni, pengintegrasian antar moda transporasi dan memuliakan pejalan kaki. Transportasi yang terintegrasi membuat masyarakat dapat menghemat pengeluaran biaya transportasi.

"Mulai tahun 2019 BRT terintegrasi denga MRT, LRT, sehingga transportasi lebih hemat dan penggunanya jauh lebih banyak," ujar Fahura dalam diskusi publik bertajuk 'Evaluasi Kepemimpinan Anies Baswedan' di Paloma Bistro, Menteng, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Untuk penataan trotoar, sambungnya, saat ini sangat berpihak kepada kaum lansia, penyandang disabilitas, serta perempuan, khususnya ibu hamil.

"Bagi kami perempuan yang jelas sangat terasa di penataan trotoar. Di JPO juga sudah ada lift untuk ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas," ungkapnya.

Demi keamanan dan kenyamanan, Pemprov DKI Jakarta juga sudah memperbanyak closed circuit televison (CCTV) di fasilitas publik yang didukung dengan pencahayaan yang memadai.

"Kita tahu minimnya pencahayaan dapat memicu terjadinya tindak kriminalitas, dan biasanya perempuan menjadi sasaran utama. Pemprov DKI hadir memberikan rasa aman itu," ucapnya.

Fahira juga mengapresiasi upaya Pemprov DKI Jakarta memaksimalkan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dengan adanya empat rumah aman, 19 pos pengaduan, aplikasi Jakarta Aman Siaga 112 yang berkolaborasi dengan Polda Metro Jaya, ditambah Unit Reaksi Cepat (URC) 24 jam dan delapan Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) gratis.

"Nyatanya di tahun 2019 kriminalitas kejahatan terhadap perempuan turun 50 persen dari 728 di tahun 2018 menjadi 407 di tahun 2019," kata Fahira.

Ia menambahkan, pencapaian Anies dalam dua tahun kepemimpinannya yakni, menumbuhkan ekonomi Jakarta di atas rata-rata nasional. Selain itu, menjadikan Jakarta sebagai provinsi dengan indeks demokrasi tertinggi di Indonesia.

"Pak Anies juga saya nilai berhasil dalam menggairahkan kembali seni dan budaya, khususnya pelestarian kebudayaan Betawi," tandasnya.

Terima Kasih

Terkait dua tahun memimpin Jakarta, Anies Baswedan menyatakan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantunya dalam mewujudkan Jakarta yang sesuai dengan slogannya, yakni 'maju kotanya, bahagia warganya'.

"Sekarang adalah tahun kedua. Banyak dari yang kita kerjakan sudah bisa langsung diukur hasilnya, sebagian lagi masih dalam proses," ujar Anies dalam diskusi publik bertajuk 'Evaluasi Kepemimpinan Anies Baswedan' di Paloma Bistro, Menteng, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Anies menyadari, Jakarta sebagai Ibukota memiliki permasalahan yang cukup kompleks mulai dari kesetaraan, kesejahteraan masyarakat, kebutuhan pokok, sampai dengan masalah tata ruang dan transportasi.

Oleh karena itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyebut DKI Jakarta saat ini membutuhkan prinsip kolaborasi."Artinya kita saling bekerja sama. Jakarta ini milik kita semua, bukan milik Pemprov, apa lagi Gubernur," terang Anies.

"Terima kasih juga buat teman-teman jurnalis yang sudah melaporkan yang kita kerjakan dan melaporkan yang ada di masyarakat sehingga bisa menjadi bahan kerja perbaikan," tutupnya.