Tak Terima Tuduhan Miskin, Ratusan Driver Gojek Serbu Kedubes Malaysia

Danial
Tak Terima Tuduhan Miskin, Ratusan Driver Gojek Serbu Kedubes Malaysia
Aksi demonstrasi driver Gojek di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia berjalan lancar dan kondusif.

Jakarta, HanTer - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan, demonstrasi driver Gojek di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia berjalan lancar dan kondusif.

"Iya, berjalan aman, masih lancar dan terkendali," ujar Argo kepada Harian Terbit di Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Argo menjelaskan aksi demonstrasi, selama itu tidak anarkis, tetap dilindungi Undang-Undang nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyatakan Pendapat di Depan Umum.

Seperti diketahui, sebanyak ratusan driver Gojek melakukan aksi unjuk rasa di depan Kedubes Malaysia, di Jln. Rasuna Said, Jakarta, Selasa (3/9/2019) siang.

Demonstrasi itu dikabarkan sejumlah warganet di lini masa Twitter sepanjang siang hari ini. Salah satunya unggahan warganet @YoGojekYo memperlihatkan beberapa driver yang bersiap demo.

"Garda mulai berdatangan di Kedubes Malaysia, yang mau melintasi Kawasan HR. Rasuna Said gas tipis-tipis aja friends," sebut YoGojekYo yang kemudian ada reply tweet yang menerangkan, demonstrasi tersebut akibat celoteh Bos Big Blue Taxi Malaysia, Shamsubahrin Ismail mengenai Indonesia dan juga Gojek. Dia sempat menghina Indonesia sebagai negara yang miskin.

Disemburkan kemiskinan rakyat Indonesia, lantaran kesalahan pemerintahnya sendiri. Ismail juga mengatakan pemerintah Malaysia juga ikut membantu Indonesia dengan menerima Gojek masuk ke sana. Video tersebut viral dan menuai kecaman, hingga akhirnya Shamsubahrin Ismail meminta maaf.