KM 90-100 Tol Cipularang Rawan Kecelakaan

Polisi Buru Sopir Dump Truck Penyebab Tabrakan Beruntun

Harian Terbit/Alee
Polisi Buru Sopir Dump Truck Penyebab Tabrakan Beruntun
Kecelakaan beruntun kembali terjadi di tol Cipularang. Kali ini terjadi di Kilometer 91 arah Jakarta.

Jakarta, HanTer - Kecelakaan beruntun kembali terjadi di tol Cipularang. Kali ini terjadi di Kilometer 91 arah Jakarta. Kecelakaan yang terjadi Senin (2/9/2019) itu menyebabkan delapan orang meninggal dunia dan 24 luka-luka.

Dilaporkan, empat korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut belum diketahui identitasnya, karena kondisinya terbakar. "Dari delapan korban yang meninggal, baru empat korban yang telah teridentifikasi identitasnya," kata Kapolres Purwakarta AKBP Matrius di Purwakarta, Senin.

Untuk empat korban meninggal dunia lainnya yang sudah teridentifikasi identitasnya ialah Dedi Hidayat (45), warga Kalibaru Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Iwan (35), warga Kecamatan Sepatan Timur, Tangerang, Endi Budianto, serta Hendra Cahya (64) warga Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Sementara, petugas gabungan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat dan Polres Purwakarta kini memburu sopir dump truck atau truk jungkit yang diduga menjadi penyebab utama peristiwa kecelakaan beruntun tersebut.

Selain memburu sang sopir, petugas juga fokus mengevakuasi kendaraan di lokasi kejadian agar arus lalu lintas di ruas tol kembali normal.

Rawan Kecelakaan

Di tempat terpisah, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengemukakan, adanya turunan dan cekungan di kilometer 91 Tol Cipularang menjadi faktor yang menyulitkan pengendara mengendalikan laju kendaraan dan bisa berakibat kecelakaan, kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi.

"Secara geometrik kondisi jalanan di Tol Cipularang KM 91 arah Jakarta ada turunan dan cekungan, jadi banyak pengendara yang sulit mengendalikan laju kendaraan," ujar Budi, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/9) terkait kecelakaan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan.

Menurut catatan, daerah di ruas tol Cipularang yang rawan kecelakaan adalah sepanjang kilometer 90 sampai dengan kilometer 100, di mana sepanjang 10 kilometer tersebut, arus dari arah Jakarta mengalami tanjakan panjang dan arus sebaliknya mengalami turunan panjang.

Di dalam 10 kilometer tersebut, setiap tanjakan panjang dan curam biasanya terdapat penambahan lajur untuk truk dan bus yang berjalan lambat.

Seringnya terjadi kecelakaan maut dan memakan korban jiwa, bahkan Tol Cipularang ini mengilhami sejumlah sineas untuk memproduksi film bergenre horor, seperti Film KM 97 yang pada 21 Maret 2013.

Selanjutnya, Film Tumbal 97 yang diproduksi pada September 2014, merupakan film yang didasarkan pada peristiwa kecelakaan maut yang merenggut Virginia Anggraeni istri dari artis Saipul Jamil menginspirasi film tersebut.

Film KM 97 dibintangi Febby Febiola, Restu Sinaga, August Melasz, dan Garri Iskak dengan penulis skenario Hilman. Sedangkan Tumbal 97 oleh komedian sekaligus presenter Ruben Onsu.

Harus Diselidiki

Pengamat transportasi dari Universitas Soegijapranata Semarang Djoko Setijowarno menyatakan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) harus segera menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan beruntun di ruas Tol Cipularang.

"KNKT yang jelas harus segera turun untuk investigasi," kata Djoko Setijowarno ketika dihubungi Antara di Jakarta, Senin siang.