Gembong Calon Kuat Ketua DPRD DKI

Sammy
Gembong Calon Kuat Ketua DPRD DKI
Gembong Warsono (ist)

Jakarta, HanTer - Isu terkait alat kelengkapan dewan (AKD) fraksi di DPRD kian memanas. Terlebih, terkait persaingan mendapatkan kursi Ketua DPRD DKI yang kembali menjadi jatah PDI Perjuangan (PDIP) sebagai jawara pemilu legislatif (pileg) 2019.

Wakil Ketua DPD PDI-P DKI, Jhony Simanjuntak, mengungkapkan jika dalam pengajuan DPD sudah memasukan tiga nama, yakni Prasetio Edi Marsudi, Ida Mahmudah dan Gembong Warsono.

"Yang diajukan tiga nama Pras, Gembong dan Ida Mahmudah ke DPP," ujar Jhony di Jakarta, Selasa (27/8/2019), seraya menambahkan, tidak ada nama lain selain tiga nama tersebut.

Hal senada juga dingkapkan oleh Politikus PDI Perjuangan lainnya, Pantas Nainggolan. Namun ia menyebut, nama-nama tersebut masih digodok. "Pak Pras masuk, Pak Gembong masuk ya, namanya sekretaris, bendahara DPD masuk," kata Pantas di Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Pantas menyebut, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan menentukan sosok yang pantas menduduki kursi ketua DPRD DKI. Seluruh anggota fraksi, kata dia, tunduk kepada putusan DPP PDI Perjuangan.

PDI Perjuangan menjadi peraih kursi terbanyak di Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) DKI 2019, yakni 25 kursi.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDIP DKI Gembong Warsono mengaku siap menjalankan tugas apapun yang diberikan partai. 

"Sampai kapan pun saya akan menjawab hal yang sama jika ditanyakan persoalan ketua dewan. Sebab, persoalan ketua dewan merupakan domain DPP," tegasnya di Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Peluang Gembong

Adapun menilik posisi yang baru tersebut, menjadikan nama Gembong lebih berpeluang menduduki pucuk pimpinan DPRD DKI Jakarta. Mengingat posisi Prasetio di DPD turun dari Sekretaris DPD menjadi Bendahara DPD PDIP DKI Jakarta. Sementara Ketua DPD PDIP yang baru terpilih yakni Adi Wijaya, bukan anggota DPRD DKI Jakarta.

"Bagaimanapun kita melihat kedepan tapi kita juga melihat apa yang telah ditorehkan Prasetio sebagai Sekretaris DPD PDIP DKI layak kita lanjutkan," ujar Gembong diplomatis.

Terkait dengan posisi yang baru Gembong mengaku berusaha untuk membesarkan partai. "Saya hanya berusaha bekerja sebaik-baiknya untuk membesarkan PDIP. Tugas partai mencetak kader. Selama lima tahun kita bisa," ujar Gembong. 

Diketahui dalam Konferda PDIP DKI Jakarta, posisi Prasetio turun pangkat menjadi bendahara DPD PDIP DKI. Posisi Prasetio digeser Gembong. Sedangkan, jabatan bos Banteng ibukota tetap dipegang Adi Wijaya alias Aming

Sosok Perempuan

Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar), Sugiyanto, menilai tak ada salahnya jika Ida Mahmudah menjadi ketua DPRD DKI nanti. "Kalau menurut saya sah-sah jika nantinya Ida Mahmudah menduduki menjadi ketua DPRD DKI perempuan pertama di ibukota," ujar Sugiyanto di Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Namun, dirinya tak menampik jika peluang besar menduduki jadi ketua DPRD DKI dua nama tersebut yakni Gembong dan Prasetio.

"Memang kita tidak menampik kalau yang berpeluang besar untuk menjadi ketua DPRD DKI Gembong dan Prasetio. Karena dilihat dari struktual partai dua nama tersebut berpotensi," jelasnya

Kendati begitu, adanya nama Ida bisa saja terjadi untuk melengkapi dinamika pemilihan ketua DPRD DKI. Terlebih, Ida bukan orang baru tetapi orang lama dalam dunia politik.

"Namun balik lagi semua itu wewenang DPP partai yang menentukan," tambahnya.

#DPRD   #DKI   #wakilrakyat   #pdip   #gembong