Haji Lulung Ajak Bamus Betawi Bersatu

sammy
 Haji Lulung Ajak Bamus Betawi Bersatu

Jakarta, HanTer - Badan Musyawarah (Bamus) Betawi menggelar syukuran atas terpilihnya delapan anggota Bamus Betawi menjadi anggota legislatif DPR RI dan DPRD DKI Jakarta. Dalam kesempatan itu, Ketua Bamus Betawi, Haji Lulung, mengajak seluruh ormas Betawi di Jakarta dan sekitarnya untuk bersatu.

 

"Saya bersyukur, 24 Agustus 2014 lalu saya dilantik jadi anggota DPRD DKI Jakarta. Dan hari ini, banyak anggota Bamus Betawi kembali menjadi wakil rakyat di DPRD DKI Jakarta. Alhamdulillah, saya juga bisa masuk ke Senayan," kata Haji Lulung di Posko Haji Lulung di Jalan Fachrudin No.7 Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (25/8/2019).

 

Adapun anggota Bamus Betawi yang menjadi wakil rakyat itu adalah Riano P Ahmad, Habib Muhammad, Syahroni dan Tirta Lunggana menjadi anggota DPRD DKI Jakarta dari PAN. Lalu Abdul Ghoni, Purwanto, dan Wahyu Dewanto menjadi anggota DPRD dari Partai Gerindra. Serta Abraham Lunggana alias Haji Lulung yang merupakan Ketua Bamus Betawi dipercaya jadi anggota DPR-RI dari PAN.

Dalam kesempatan tersebut, Haji Lulung juga menyayangkan adanya pengurus Bamus Betawi tandingan. Bamus Betawi tandingan tersebut, diketahui pernah melakukan walkout dalam Musyawarah Besar (Mubes) Bamus Betawi pada September 2018 lalu.

"Saat Mubes sebelumnya, saya rela mundur agar Haji Oding (Zainuddin) terpilih jadi Ketua Bamus Betawi. Tapi saat Bamus kemarin, saat saya terpilih jadi Ketua Bamus Betawi, kok mereka malah bikin tandingan. Kalau mau maju lagi, ya tunggu lima tahun ke depan," kata Haji Lulung.

Dirinya mengungkapkan, ada sembilan ormas yang menyatakan walkout dalam Mubes ke-7 Bamus Betawi tanggal 1-2 September 2018 di Hotel Twin Plaza, Jakarta Barat. Namun, ia memastikan Mubes itu tidak deadlock dan seluruh peserta Mubes menyuarakan untuk tetap melanjutkan Mubes yang mengamanatkan dirinya sebagai Ketua Umum Bamus Betawi.

"Organisasi ini wadah berhimpun orang-orang betawi sesuai ad/art. Kalau mereka (Zainuddin Cs) mau melakukan pelantikan pengurus Bamus Betawi versi mereka, jujur secara sadar, kita dirugikan. Kalau mereka mengklaim orang Betawi, artinya Betawi semakin hari semakin kecil. Padahal Jakarta sebagai tempat orang Betawi, saat ini menjadi sorotan untuk seluruh provinsi," ungkap Haji Lulung.

Ia menerangkan, sesuai tagline 'Yuk Guyub, Jaga Kampung Kite', pihaknya tetap berupaya untuk mengajak Zainuddin Cs bergabung dengan Bamus Betawi yang dipimpinnya. Menurutnya, Bamus Betawi bukan organisasi politik yang secara kebiasaan sering melakukan upaya-upaya mencari dirinya untuk bisa diakui.

"Ini berbeda. Ini adalah wadah kaum Betawi . Mereka harus sadar dan mengerti organisasi. Bamus Betawi ini hasil Musyawarah Besar, musyawarah tertinggi. Kalau ada beda pendapat, ya tunggu lima tahun lagi," ujar Haji Lulung.


Sah Demi Hukum

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Umum 1 Bamus Betawi, Muhammad Rifky, mengatakan, hasil dari Mubes ke-7 yang telah terselenggara itu sah demi hukum dan paripurna secara konstitusi.

"Bamus betawi ini adalah badan musyawarah. Jadi segala sesuatunya apabila dianggap ada kesalahpahaman maka pilihannya adalah bermusyawarah dan kekeluargaan. Hal ini sudah selalu dibuka oleh Haji Lulung selaku Ketua Umum terpilih. Namun malah selalu diabaikan dan semakin kuat mendapatkan perlawanan," terangnya.

Ia menambahkan, kita (Bamus, red) sebagai organisasi tuan rumah di Jakarta seharusnya memberi contoh terbaik bagi masyarakat Jakarta. Karena, lanjut dia, ini rumah besar orang Betawi dan warisan para orang tua yang harus dijaga kerukunan dan tanggung jawab kita sebagai masyarakat asli ibukota.

#Haji   #Lulung   #dan   #Bamus   #Betawi