Diajukan Dapat Modal Rp11 Triliun; BUMD DKI Diminta Lebih Lincah

sammy

Jakarta, HanTer - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta diajukan mendapat modal Rp11 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2020 oleh Pemprov DKI Jakarta, namun entitas bisnis milik daerah tersebut diminta lebih lincah untuk bergerak.

"Kalau kami sih berpendangan bagaimana supaya BUMD ini, kita sepakat mereka perlu mendapat dukungan dana dari Pemda, tapi diharapkan mereka bisa lebih lincah bergerak, jangan menjadi perusahaan yang hanya sekadar pemanis saja kalah sama swasta," ujar Wakil Ketua Komisi C Jhony Simanjuntak di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Kendati diminta agar lincah bergerak jangan kalah oleh perusahaan swasta, BUMD ini juga diminta jangan hanya memprioritaskan profit semata, namun bisa memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Jakarta.

"Mereka kan ada visi misi khusus BUMD, artinya bukan hanya prioritas pada profit tok, tetapi bisa memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Jakarta. Namun kami juga ingin paling tidak mereka, bagaimana supaya terus bisa berkinerja lebih bagus, itu juga terlihat dari deviden yang diperoleh, ini menurut kami mereka masih tertatih-tatih," kata Jhony.

Namun, Jhony mengatakan pihaknya juga menyadari bahwa hal tersebut bukan hanya persoalan suntikan dana, tetapi persoalan SDM yang ada di BUMD.

"SDM juga harus orang-orang yang profesional dalam pengelolaan nya sehingga bisa menjemput atau mengantisipasi masa depan yang selalu berubah dan cepat, karena swasta lebih lincah mengantisipasinya, kita kadang-kadang tertatih-tatih," ujar Jhony.

Jhony menambahkan pola pikir BUMD memang sudah harus berubah. Meski tidak bisa seperti swasta murni, namun beberapa hal yang penting bisa sama dengan swasta, termasuk pengembangan SDM.

"Memang SDM harus ditingkatkan, kesejahteraan SDM juga harus dipikirkan, mereka menangani puluhan triliun sementara ada yang gaji sudah tiga tahun kerja hanya Rp4 juta misalnya, itu dilevel bawah, level yang sudah sarjana. Itu juga berkaitan salah salah satunya," ujar Jhony.