Edukasi Pelaku UMKM, BPJS TK Pluit Gelar Sosialisasi dan FGD

Arbi
Edukasi Pelaku UMKM, BPJS TK Pluit Gelar Sosialisasi dan FGD
Petugas BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Pluit, saat memberikan sosialisasi kepada peserta Pembinaan Kewirausahaan Kecamatan Penjaringan Tahun 2019 . Foto: Dok BPJS TK

Jakarta, HanTer – BPJS Ketenagakerjaan gencar melakukan sosialisasi pentingnya perlindungan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat. Kali ini, sosialisasi menyasar pekerja informal, yaitu pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Penjaringan, Pluit, Jakarta Utara.

Menariknya, sosialisasi ini digelar secara interaktif di mana setiap peserta yang hadir juga bisa saling bertukar informasi dan mendapat tips dalam pengembangan produk UMKM mereka oleh Pembina Kewirausahaan Kecamatan Penjaringan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Pluit, Sulhan Ibrahim bersama Kepala Satuan Pelaksana Kecamatan Penjaringan, Joko, di Aula Serbaguna RW 11 Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (1/8/2019).

“Selain sosialisasi, kita juga adakan focus group discussion (FGD) secara langsung. Setiap sesinya akan ada sesi pertanyaan untuk informasi lebih lanjut ditambah kiat-kiat untuk menghasilkan produk UMKM yang ciamik dan berbeda dari yang lain,” terang Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Pluit, Sulhan Ibrahim.

Di sela kegiatan, Sulhan juga mengajak setiap peserta untuk ikut dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan. Dengan minimal mengikuti dua program, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm), pelaku UMKM sudah bisa menjadi peserta.

Dimana, dengan menjadi peserta, setiap pelaku UMKM akan mendapatkan perlindungan sebagai jaring pengaman jika terjadi musibah yang bisa menyebabkan terganggunya kegiatan usaha.

“Iurannya terjangkau, hanya Rp16.800 per individu per bulan. Jika terjadi kecelakaan kerja, seluruh biaya pengobatan ditanggung penuh, alias unlimited. Begitupun jika mengalami cacat dan kematian, akan mendapat santunan.”

Disamping itu, peserta juga berhak mendapatkan manfaat layanan tambahan (MLT) yang disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan, seperti seperti bantuan uang muka pembelian rumah dalam skema KPR dan keringanan suku bunga. Selanjutnya terdapat pula program co-marketing, di mana dengan menunjukkan kartu kepesertaan bisa mendapatkan diskon di merchant-merchant yang telah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan, seperti diskon hotel, restoran, tiket pesawat dan lainnya.

“Perlindungan ini akan membuat pedagang UMKM bekerja lebih tenang dan kinerja jadi lebih maksimal. BPJS Ketenagakerjaan senantiasa melindungi para pedagang pedagang UMKM yang masuk dalam kategori pekerja informal,” tutup Sulhan.