Ahli Waris Peserta BPJS Ketenagakerjaan Terima Santunan Ratusan Juta

Arbi
Ahli Waris Peserta BPJS Ketenagakerjaan Terima Santunan Ratusan Juta
BERPOSE: Masayu Aminah M L Penata Madya Pelayanan dan Martaiam Sitorus Account Representative BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Sudirman saat bersama rekan kerja Almarhum Jana Sujana dan perwakilan PT Mutiara Sawit Seluma.

Jakarta, HanTer - BPJS Ketenagakerjaan memastikan setiap peserta yang mengalami kecelakaan kerja, termasuk yang meninggal dunia akan mendapatkan hak-haknya sesuai ketentuan. Seperti yang dialami Alhmarhum Jana Sujana (53), peserta BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Sudirman.

Almarhum Jana Sujana merupakan tenaga kerja PT Mutiara Sawit Seluma yang telah bekerja selama 6 tahun 10 bulan. Pada tanggal 27 Mei 2019 mendiang mendapatkan tugas untuk mencari supplier peralatan pertanian di Kabupaten Manna, Bengkulu.

Setelah selesai menjalankan tugas, almarhum kembali menuju mess yang belokasi di dekat domisili perusahaan dengan menggunakan sepeda motor. Dalam perjalanan, pada pukul 12.00 Wib almarhum mengalamani kecelakaan di sekitar wilayah desa Padang Peri, sepeda motor yang ditumpangi oleng dan keluar dari jalan raya dikarenakan kondisi jalan yang beliku dan terdapat tikungan tajam.

Almarhum Jana Sujana tertimpa motor dan terseret sekitar 60 meter, sempat ditolong warga lalu dibawa ke Puskesmas Kembang Mumpo, untuk pertolongan lanjutan dirujuk ke RSUD Manna setelah beberapa hari kemudian dirujuk ke RSUD Dr. M. Yunus di Kota Bengkulu guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Pada tanggal 4 Juni 2019, Almarhum Jana Sujana tidak dapat tertolong lagi dan meninggal dunia. Atas peristiwa tersebut BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Sudirman melakukan kunjungan ke lokasi kecelakaan kerja diwakili oleh Masayu Aminah M L Penata Madya Pelayanan dan Martaiam Sitorus Account Representative pada Rabu (24/7/2019).

”Memang kalau ada info tenaga kerja yang mendapat musibah kecelakaan kerja apalagi sampai meninggal, kami akan langsung jemput bola ke lokasi kejadian,” ujar Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Sudirman, Erni Purnamawati, Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019).

”Kami instruksikan petugas kami untuk ke sana dan cek seluruh kejadian dan jumlah jaminan yang diterima harus sesuai dengan haknya, santunan yang akan kami berikan Rp 392.483.367 ditambah hasil pengembangan pada saat pembayaran untuk Jaminan Hari Tua dan Jaminan Kecelakan Kerja meninggal dunia,” tegas erni.

Selain itu, ungkap Erni, pihaknya akan memberikan santunan Jaminan Pensiun berkala setiap bulan untuk ahli waris. Santunan ini merupakan hak dari ahli waris. BPJS Ketenagakerjaan berharap dengan santunan yang diberikan, keluarga yang ditinggalkan tetap dapat melangsungkan kehidupan dengan layak.

Sebagai informasi, selain manfaat dari empat program yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaa, yakni Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Pensiun (JP), perserta juga mendapatkan manfaat tambahan layanan (MLT) seperti bantuan uang muka pembelian rumah dalam skema KPR dan keringanan suku bunga.

Tidak hanya itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki program co-marketing. Program ini juga merupakan manfaat tambahan bagi peserta, di mana dengan menunjukkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bisa mendapatkan diskon di merchant-merchant yang telah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan, seperti diskon hotel, restoran, tiket pesawat dan lainnya. “Ini dapat diakses melalui aplikasi BPJSTKU pada ponsel pribadi tenaga kerja,” kata Erni.