BNN Ungkap Puluhan Kg Sabu Disembunyikan di Ban Mobil

Danial
BNN Ungkap Puluhan Kg Sabu Disembunyikan di Ban Mobil
Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari

Jakarta, HanTer - Peredaran narkoba di wilayah hukum Indonesia masih terus merajalela, dengan berbagai cara para bandar narkoba terus melakukan penyelundupan agar barang haram tersebut terus laris manis beredar.

Kali Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap penyelundupan narkoba jenis sabu, sebanyak 81.862,6 kilogram dan 102,657 butir pil ekstasi berbentuk figur kartun Minion dari Malaysia melalui Tanjung Balai Asahan, Sumatra Utara (Sumut).

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari mengatakan, modus penyelundupan dari Malaysia terjadi antarkapal (ship on ship) di perairan Tanjung Balai Asahan. Dari laut, narkoba dibawa ke darat selanjutkan dimuat ke dalam sejumlah mobil.

"Delapan orang jadi tersangka. Ada 5 orang turut ditangkap, namun satu orang di antaranya meninggal dan satu lagi dirawat karena luka tembakan pada betis," kata Arman melalui keterangan tertulis, Kamis (4/7/2019).

Petugas BNN membeberkan video lronologi penangkapan, yang viral, dimana bermula dari informasi masyarakat pada 2 Juli 2019. Tim BNN memantau transaksi narkoba dari kapal yang berlabuh ke pelabuhan di Tanjung Balai Asahan. Kemudian, narkoba dipindah ke dalam mobil yang dinaiki pelaku.

Kemudian terjadi kejar-kejaran untuk menangkap pelaku. Setelah pelaku ditangkap, di dalam mobil ada narkoba dalam 70 kemasan yang disembunyikan pada karet ban dalam.

Selain narkoba, BNN juga menyita enam mobil yakni Toyota Inova BK-1430-HG, Honda Jazz BK-1004-VP, Toyota Innova BK-1144-VI, Honda CRV BK-1735-KY, Honda CRV BK-1832-UO, Toyota Avansa B-1321-KIJ.

"Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di BNNP Sumut untuk dilakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut," beber Arman.

Delapan tersangka yang ditangkap yakni, Adi Putra A, Ardiansyah, Fadli, Hanafi, Amirudin, Zul AB, Nazarudin, dan Tarmizi. Orang yang turut ditangkap menumpang mobil Toyota Avansa B-1321-KIJ yakni Sulaeman, M. Yusuf Adi Putrama (luka tembak di betis kaki kiri), M. Yasin (MD), Sofyan Hidayat, dan Roby S.