Ustaz dan Warga Desak Polisi Usut Tuntas Wanita Bawa Anjing ke Dalam Masjid

Danial
Ustaz dan Warga Desak Polisi Usut Tuntas Wanita Bawa Anjing ke Dalam Masjid
Insiden wanita membawa anjing dalam masjid

Bogor, HanTer - Ustaz Rahmat meminta polisi agar mengusut tuntas kasus seorang wanita yang membawa anjing hewan peliharaannya, yang memasuki masjid yang merupakan tempat suci dalam beribadah kepada Allah SWT.

"Seharusnya polisi mengusut tuntas, jangan sampai ada diskriminasi. Masjid adalah tempat suci, untuk beribadah kepada Allah Subhanahiwata'ala, tidak boleh sembarangan orang yang masuk. Apalagi ini ada anjing yang dibawa masuk," tegas Ustaz Rahmat saat dihubungi Harian Terbit, Minggu (30/6/2019) malam.

Seperti diketahui, beredar lanjutan video yang viral di berbagai media sosial, bahwa seorang wanita yang membawa anjing tersebut malah dibebaskan polisi. Warga dalam video tersebut meminta agar kasus ini tidak dibiarkan.

Sebelumnya, suasana di Masjid Al Munawaroh, Sentul City, Bogor, Jawa Barat gempar, lantaran kehadiran wanita yang datang membawa anjing ke dalam masjid.

Wanita yang nyaris membuat murka warga sekitar Sentul ini, diketahui sengaja membawa anjing dan tanpa melepas alas kaki masuk ke dalam masjid. Dia sempat ditegur oleh penjaga masjid, Mang Isa.

Parahnya teguran penjaga masjid diabaikan, dan sejak datang wanita itu sudah emosional, bahkan menurunkan anjing yang dibawa ke lantai masjid. Sehingga berkeliaran dan membuat suasana masjid jadi gaduh.

Mang Isa menyebut insiden ini sempat membuat jalanan di sekitar masjid menjadi macet. Beruntung, polisi segera datang, sehingga kondisi bisa dikendalikan. 

"Polisi datang, dibawa ke polsek langsung ke polres, dia ditangkep," terang Mang Isa dalam sebuah video yang beredar, Minggu (30/6/2019).

Video kemudian viral dari warga yang mengaku tinggal di Sentul City. Menurutnya, kejadian tersebut terjadi tidak jauh dari kediamannya, tepatnya di jalan ke arah arena rekreasi Jungle Land.

Dari keterangannya, peristiwa wanita membawa anjing masuk masjid terjadi pada pukul 13.00 atau sehabis shalat dzuhur.

Ibu-ibu marah lantaran mendapat kabar suami akan menikah lagi. Masjid Al Munawaroh menjadi sasaran amarah karena akan dijadikan tempat ijab qobul oleh sang suami.

Akibat ulahnya, para ustaz dan warga mendesak polisi untuk mengusut tuntas kasus ini, agar tidak menjadi isu sara liar yang merugikan berbagai pihak