Polisi Masih Selidiki Kebakaran Gudang Kembang Api di Pasar Pagi

Danial
Polisi Masih Selidiki Kebakaran Gudang Kembang Api di Pasar Pagi
Ilustrasi (ist)

Jakarta, HanTer - Kebakaran ruko yang menjadi gudang penyimpanan kembang api di Pasar Pagi, Jalan Asemka, Kelurahan Roamalaka, Tambora, Jakarta Barat, hingga saat ini masih terus diselidiki pihak kepolisian. 

Penyidik juga sudah memeriksa beberapa orang saksi guna dimintai keterangan. "Sudah ada beberapa saksi yang kami periksa ya. Masih kami dalami semuanya," ujar Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh kepada wartawan di Jakbar, Jumat (21/6/2019) malam.

Dijelaskan Iver pihaknya juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di Asemka tersebut. "Sekarang lagi olah TKP. Nanti kami informasikan lagi," bebernya.

Masih menurut Iver, sesuai hasil pemeriksaan, api pertama kali diketahui oleh salah satu karyawan toko kembang api sekitar pukul 10.40 WIB, dan para karyawan lantas berlari  menjauh dari lokasi kejadian, lantaran panik.

"Karyawan berteriak ada api. Lalu para karyawan yang berjumlah empat orang karyawan lari keluar dan langsung menutup pintu rolling door toko," ujarnya.

Tidak hanya kobaran api, lanjut Iver, api yang menyambar hebat disusul ledakan yang diduga berasal dari kembang api dari dalam toko. Namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran Asemka tersebut.

"Iya, tidak ada korban jiwa dari kejadian kebakaran itu," ungkapnya.

Akibat kebakaran dan ledakan hebat itu, gudang penyimpanan kembang api di Pasar Pagi, Jalan Asemka, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, terbakar parah dengan kerugian yang cukup besar.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Rompis Romlih mengatakan, setelah menerima informasi kebakaran, pihaknya langsung menuju lokasi.
 
"Terbakar ruko 4 lantai, tepat di bawah fly over Pasar Pagi," ujar Rompis, yang menerjunkan 27 unit armada damkar yang termasuk dibantu dari unit damkar terdekat dan masyarakat, Jumat (21/6/2019).

Beberapa jam kemudian, api berhasil dipadamkan, dengan puing-puing dan bau petasan serta kembang api.