Miliki Tradisi Takbiran Keliling, Anies Baswedan Imbau Warga Jaga Keselamatan 

romi
Miliki Tradisi Takbiran Keliling, Anies Baswedan Imbau Warga Jaga Keselamatan 
Takbiran keliling/ ist

Jakarta, HanTer – Dalam hitungan jam, malam takbiran bakal menyapa umat Islam di seluruh Indonesia, terutama di Jakarta. 

Oleh karenanya, Gubernur DKI Anies mengemukakan, takbiran keliling tidak boleh ditiadakan, karena hal itu merupakan tradisi masyarakat. Hanya, pelaksanaannya di jalanan kota seperti di Jakarta, harus diberi pengawalan untuk memastikan aspek keselamatannya.

"Intinya kita memiliki tradisi untuk berkeliling. Dulu berkelilingnya di kampung, bawa obor. Sekarang, ada yang berkeliling menggunakan kendaraan. Yang utama harus dijaga adalah keselamatan," katanya, di Jakarta, Senin (3/6/2019). 

Anies juga menyampaikan bahwa Dinas Perhubungan atau Dishub DKI, akan mengawal kegiatan takbiran keliling yang diperkenankan untuk dilakukan di jalanan-jalanan Jakarta. 

Menurutnya, takbiran tetap mengutamakan keselamatan, karena dilakukan di antara arus lalulintas. "Jangan melakukan hal-hal yang berisiko terhadap keselamatan saat takbiran keliling, baik dengan naik mobil, atau naik motor yang berisiko menimbulkan kecelakaan," terangnya.

Ditambahkannya, untuk mekanisme takbiran warga yang akan turun ke jalan diminta mendaftarkan terlebih dahulu rencana takbiran mereka ke kelurahan setempat. Aparat kelurahan, selanjutnya akan berkoordinasi dengan Dishub, sehingga petugas Dishub siap mengawal saat malam takbiran tiba. 

"Koordinasikan dengan lurah, kemudian nanti Dishub akan membantu untuk mengawal dan memberi pengamanan," tambahnya.