Saksi PDIP Tuding Komisioner KPU Kab Bekasi Berpihak Terhadap PKS 

Anu
Saksi PDIP Tuding Komisioner KPU Kab Bekasi Berpihak Terhadap PKS 
Foto kedekatan Komisioner KPU dengan Caleg DPR RI PKS, Sa'duddin yang dipersoalkan saksi dari PDI Perjuangan.

Bekasi, HanTer -- Dugaan penggelembungan suara yang didapat oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kabupaten Bekasi terkait Rekapitulasi DPR RI untuk wilayah Kecamatan Babelan, Tambun Selatan, Cibitung dan Kecamatan Cikarang Barat semakin kencang berhembus. Indikasinya terlihat dari kedekatan Komisioner KPU dengan Caleg DPR RI PKS, Sa'duddin.

Dugaan lain juga muncul karena secara serentak Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Babelan, Tambun Selatan, Cibitung dan Kecamatan Cikarang Barat dibela habis-habisan oleh Komisioner KPU Kabupaten Bekasi. Salah satu kecurigaan dengan tidak membuka kotak suara dan disaat rekapitulasi di Kecamatan atau PPK, tidak menggunakannya C1-Hologram.

"Kami dari PDI-P tidak mau dicurangi oleh panitia penyelenggara. Apalagi, dugaan kecurangan ini dilakukan secara struktur dan sistematis," kata Kader PDI Perjuangan, Munan Supriyanto kepada wartawan, Kamis (9/5) di Bekasi.

Munan menambahkan, ketidaknetralan Komisioner KPU Kabupaten Bekasi pun diragukan dengan adanya foto yang beredar sedang jabat tangan dengan salah satu Caleg dari PKS. 

"Dari awal kami sudah curiga dengan suara PKS yang terlalu tinggi di setiap TPS. Kecurigaan kami sejak di PPK Cibitung dan PPK Cikarang Barat," tambah Munan.

"Sehingga kecurigaan itu benar. Disaat kami menemukan dugaan kecurangan saat rekapitulasi di Kecamatan Babelan dan Tambun Selatan. Kami mendesak, KPU dan PPK untuk membuka Kotak Suara di 4 Kecamatan itu," tandas Munan.

Hingga berita ini diturunkan redaksi belum mendapat tanggapan dari elite PKS terkait tudingan penggelembungan suara di Kabupaten Bekasi.