Raih 52,66 Persen, Jokowi-Ma’ruf 43,16 Persen

Survei INES: Prabowo-Sandi Akan Memenangkan Pilpres

Safari
Survei INES: Prabowo-Sandi Akan Memenangkan Pilpres
Ilustrasi

Jakarta, HanTer—Hasil survei yang diselenggarakan Indonesia Network Election Survey (INES) menyebut sudah dipastikan pasangan Prabowo  Subianto-Sandiaga Uno akan memenangkan Pilpres 2019 dengan tingkat keterpilihan sebanyak 52,66 persen dan Joko Widodo-Ma’ruf Amin 43,16. Sedangkan yang tidak memutuskan memilih 4,18 persen

Direktur Eksekutive INES, Sutisna mengemukakan, survei dengan mengunakan cara  Polling Jajak Pendapat pada 6000 pemilih terdaftar  yang mewakili 192.828.520 pemilih di Pemilu 2019 di 34 Provinsi yang tersebar di 801.838 TPS.

“Hasil Survei ini memiliki Margin of Error sebesar kurang lebih 1,26 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen . Survei yang mengunakan polling ini dimulai  30 Maret-11 April 2019,” kata Sutisna di Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Menurut Sutisna, untuk menyelaraskan pemilih yang ikut dalam Polling Jajak Pendapat ini jumlah  tertimbang  untuk mencocokkan karakteristik demografis, seperti ras dan jenis kelamin. Juga dari Statistik Indonesia 2018 merupakan seri publikasi tahunan BPS yang menyajikan beragam jenis data yang bersumber dari BPS perkembangan kondisi sosial-demografi dan perekonomian.

Lebih Realistis

Menanggapi hasil polling INES tersebut, Rina Aditya Sartika,  anggota DPRD DKI Fraksi Gerindra yang juga caleg Gerindra DPRD DKI dapil 10 menilai hasil polling dari Indonesia Network Election Survey lebih realistis dan masuk akal dibandingkan dengan polling serupa yang dilakukan lembaga lain.

Menurutnya, polling ini dapat menangkap gejala perubahan perilaku masyarakat pemilih yang sangat signifikan berperan dalam membuat migrasi suara besar-besaran ke capres Prabowo-Sandi. Hal ini tidak terlepas dari peran tiga pilar utama yang mempengaruhi pandangan masyarakat yaitu emak-emak, milenial dan ulama.

“Capres Jokowi-Ma'ruf terlambat menyadari hal ini, karena masih berkeyakinan Jokowi yang punya andalan merakyat, blusukan yang  mempunyai nilai jual pada pilpres 2014, ternyata tidak lagi menjadi daya pikat pada pilpres 2019,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Apalagi, tambah Rina,  Cawapres Ma'ruf Amin juga bukan merupakan ulama yang populer dan digandrungi oleh masyarakat terutama emak-emak dan milenial, seperti Aa Gym, UAH dan UAS yang sangat populer dan banyak peminat dan pengikutnya dalam  berbagai dakwahnya di media sosial yang berperan luas melewati peran media meanstream yang hampir seluruh berpihak ke Jokowi.

Namun, lanjut Rina, semua hasil polling akan dibuktikan pada tanggal 17 April nanti. Apakah lembaga survei tersebut hanya sebagai lembaga bayaran yang menyenangkan pihak-pihak yang membayar atau memang bekerja secara profesional dengan metode yang benar dan wajar serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Usia 35-64

Pemilih dengan usia 35-64 sejauh ini menunjukkan volatilitas paling rendah, terbagi rata antara Joko Widodo-Maruf Amin  dan Prabowo-Sandi.

Hasil survei menyebutkan, Prabowo -Sandi  memiliki keunggulan di antara mereka yang berusia 18-35 tahun ke atas.  Dimana Untuk Pemilih dengan usia 17-35 tahun yang berjumlah 3200 Pemilih yang Di Survei ditemukan  Joko Widodo-Maruf Amin hanya dipilih sebanyak 40,7 persen sedangkan Prabowo-Sandi dipilih sebanyak 54,8 persen. Belum memutuskan memilih sebanyak 4,5 persen.

Sedangkan  untuk Pemilih Yang berusia 36-65 tahun keatas berjumlah 2500 Pemilih Dalam Survei Polling INES, keterpilihan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebanyak 48,1 persen dan keterpilihan Prabowo-Sandi 48,2 persen. Belum memutuskan memilih kedua pasangan kandidat tersebut sebanyak  3,7 persen

Tingkat Pendidikan

Prabowo -Sandi memiliki keunggulan di antara pemilih tanpa gelar sarjana, SMA dan tingkat pendidikan dibawah SMA atau pemilih yang belum lulus dari perguruan tinggi yang berjumlah 4780 pemilih.  Hasil ini merupakan   dukungan yang paling besar untuk Prabowo-Sandi, karena 53,2 persen memilih Prabowo –Sandi, sedangkan memilih Joko Widodo-Maruf Amin 44,2 persen. Belum memutuskan memilih sebanyak 3.6 persen.

Sebaliknya, kata Sutisna, kedua pasangan kandidat ini  memiliki tingkat keterpilihan yang seimbang di antara pemilih dengan gelar sarjana yang berjumlah 1.220 pemilih yang dijadikan objek survei. Hasilnya 47,6 persen memilih Joko Widodo-Maruf Amin dan 47,8 persen memilih Prabowo-Sandi. Sebanyak 4.6 persen belum memutuskan memilih.

Sutisna mengatakan, dari 6000 pemilih yang dijadikan sample yang terdiri dari 3090 pria dan 2910 wanita. Sebanyak 56,8 persen pemilih wanita dari 2910 Pemilih wanita  memberikan pilihan pada Prabowo -Sandi dan 40,8 persen memberikan pilihan pada Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Sementara 2.4 persen tidak memberikan pilihan.

Untuk pemilih pria yang dalam survei Polling ini berjumlah 3090, sebanyak 45,4 persen memberikan pilihan pada Joko Widodo-Ma’ruf Amin,  sedangkan sebanyak 48,8 persen memberikan pilihan pada Prabowo- Sandiaga, dan 5,8 persen belum memutuskan memilih.