Bareskrim Mabes Polri Segel Gedung ABC Ancol

Safari
Bareskrim Mabes Polri Segel Gedung ABC Ancol
Boyamin Saiman

Jakarta, HanTer  - Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri melakukan penyegelan gedung Ancol Beach City (ABC), Kamis (14/3/2019). Gedung yang disegel tersebut tepatnya di lantai 3, 4 dan 5. Gedung yang diketahui milik BUMD  PT. Pembangunan Jaya Ancol (PJA)  yang dikelola WAIP tersebut tengah bersangkutan dengan hukum lantaran adanya perseteruan antara PT. MEIS dengan PT. WAIP yang sudah berjalan empat tahun lamanya.

Penyegelan dan pemasangan garis polisi cukup menggemparkan pengunjung gedung ABC. Salah satu anggota  Bareskrim Mabes Polri mengatakan, karena kedua belah pihak masih bersengketa perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, pihaknya terpaksa melakukan penyegelan dan itu pun dilakukan sebagai prosedur lapangan yang menjadi kewenangan Polri atas setiap obyek perkara.

“Ya normatif  saja agar tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan obyek perkara secara sepihak, dan ini sampai perkara diputus resmi oleh pengadilan,’’ kata salah seorang berseragam dinas Polri di lokasi penyegelan.

Penyegelan Gedung ABC Ancol oleh Bareskrim Mabes Polri tentu tidak
lepas dari laporan gugatan pidana MEIS terhadap WAIP ke pihak Bareskrim
Polri melalui kuasa hukumnya Boyamin Saiman, SH pada tanggal 13 November 2018 lalu. Boyamin Saiman, pihaknya memiliki bukti-bukti yang mengarah pada dugaan kuat kalau FT (inisial tergugat) diduga sengaja melakukan perbuatan melawan hukum yang diatur dalam ketentuan  pasal 266 KUHP.

“Dimana FT telah memalsukan akta outentik dan memberikan pernyataan atau kesaksian bohong sehingga merugikan klien kami. Akibat perbuatan melawan hukum tersebut FT diduga kuat telah melanggar pasal 266 KUHP dan diancam dengan hukuman sekurangnya 7 tahun penjara,’’ terang Boyamin, di Jakarta, Kamis, (14/3/2019).

Tak hanya itu, selain terancam gugatan hukum pidana, FT juga terancam
gugatan hukum perdata di Pengadilan Negeri Jakarta utara yang sudah
memasuki masa persidangan ke tujuh. (Safari)