OTT Romahurmuzy Gerus Suara Jokowi?

Anugrah
OTT Romahurmuzy Gerus Suara Jokowi?

Jakarta, HanTer -- Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir meyakini elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 tidak akan terpengaruh dari penangkapan Romahurmuzy alias Romi. Alasannya, dugaan tindak pidana Ketua Umum PPP itu tidak terkait dengan Pilpres 2019.

"Tidak (terpengaruh). Harus dibedakan antara pribadi dengan pilpres," ujar Erick usai menemui Ma'ruf Amin di kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/3).

Erick juga menyampaikan setiap masalah yang terjadi saat ini tidak seharusnya dikaitkan dengan pilpres.

"Sama kayak yang selalu saya omongin, ada trotoar berlubang terus kita jalan kaki nih, terus kejeblos yang disalahin presiden. Kan ada kepala daerahnya. Kan enggak bisa semua-semuanya itu gara-gara pilpres, semua bicara pilpres," ujar dia.

"Ekonomi, kehidupan masyarakat dan penegakan hukum harus tetap berjalan. Yang namanya pemilu itu lima tahun sekali, Indonesia nih mesti jalan terus masa mesti berhenti," kata Erick dikutip CNN Indonesia.

Romi yang juga Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf itu dikabarkan tertangkap dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kejadiannya jam 09.00 di Kanwil Kementerian Agama Sidoarjo. 

Ketua KPK Agus Raharjo membenarkan pihaknya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Timur pada Jumat. Pernyataan itu merespons pertanyaan soal kabar penangkapan Ketua PPP Romahurmuziy di Jawa Timur. "Betul ada giat KPK di Jatim," kata Agus.

Namun, Agus tak menyebut siapa yang terjaring dalam operasi senyap itu. Dia hanya mengatakan saat ini pihak-pihak yang diamankan sedang diperiksa di Polda Jawa Timur.