Polda Bongkar Kasus Curi Mobil dengan Modus Supir Pribadi

Danial
Polda Bongkar Kasus Curi Mobil dengan Modus Supir Pribadi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono

Jakarta, HanTer - Kali ini Subdit 6 Ranmor Dit Reskrimum Polda Metro Jaya meringkus 1 pelaku dan 6 penadah penggelapan mobil dengan modus sebagai supir pribadi WNA Korea.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan berdasarkan laporan Dadang Iskandar yang memasukan kerja tersangka AH als A als D (39) sebagai supir pribadi.

“Setelah AH als A als D diterima kerja sebagai supir pribadi WNA Korea. 2 hari kemudian, tersangka membawa kabur mobil majikannya ke daerah Jawa Tengah,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (14/3/2019).

Argo menjelaskan, pada hari Rabu tanggal 19 Desember 2018 tersangka AH als D als A masuk hari pertama menjadi supir pribadi WNA Korea yang berkantor di Gedung Menara Jamsostek Tower Utara Jl. Gatot Subroto Kav. 38 Kuningan, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

“Pada saat WNA Korea akan pulang kerja, tersangka AH als D als A sudah tidak dapat dihubungi dan tidak diketahui keberadaannya,” terang Argo.

Selanjutnya, tim 6 Subdit Ranmor bekerja berdasarkan laporan melacak keberadaan mobil di daerah Jawa Tengah.

“Setelah pelaku teridentifikasi anggota melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap pelaku, pada tanggal 14 Februari 2019 di Tegal, Jawa Tengah,” ungkapnya.

Total barang bukti yang berhasil disita sebanyak 53 unit kendaraan roda empat berbagai jenis dan merk.

Inisial para tersangka dan perannya 1 eksekutor AH als A als D dan 6 penadah AB als B, ES als S, RH als R, AY als A, EL als E, serta HJ als A.

Para tersangka dijerat Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 480 KUHP dengan hukuman 4 tahun penjara.