Minim Pekerja di Sektor Formal; Habiburokhman Usulkan Program Pendirian BLK DKI

sammy
Minim Pekerja di Sektor Formal; Habiburokhman Usulkan Program Pendirian BLK DKI

Jakarta, HanTer - Masih banyaknya masyarakat yang berpendidikan rendah, tentu berdampak pada tidak bisa masuknya sebagai pekerja di sektor formal yang berpenghasilan cukup. 

 

Menyikapi kondisi tersebut, program pendirian Balai Latihan Kerja (BLK) untuk masyarakat Jakarta dengan Tingkat pendidikan SD Dan SMP dinilai jadi solusi tepat dan harus dibangun disetiap kecamatan di Jakarta.

 

"Ini yang jadi Fokus saya kenapa saya maju sebagai Calon Anggota DPR RI melalui Dapil 1 Jakarta yang meliputi kota Jakarta Timur," kata Caleg DPR RI Dapil Jakarta Timur Nomor Urut 1, Habiburokhman disela  pertemuan dengan 4000 masyarakat di Jakarta Timur, Rabu (13/3/2019).

 

Tentunya, lanjut dia, hal ini akan menjadi tanggung jawab Anggota DPR RI yang berasal dari Dapil Jakarta. Bahkan, Habibburokhman akan berbicara khusus dengan Gubernur DKI Jakarta agar program BLK bisa direalisasiskan ditiap kecamatan di DKI Jakarta.

 

Ia melihat, masih banyak masyarakat Jakarta yang masih hidup dalam garis kemiskinan. Hal ini diakibatkan oleh pendapatan keluarga yang rendah akibat Tingkat pendidikan masyarakat yang masih rendah, yang akhirnya tidak bisa masuk sebagai pekerja di sektor formal yang berpenghasilan cukup.

 

Misalnya saja, masih banyak masyarakat dijakarta yang hanya lulusan SD Dan SMP.

 

Ia memaparkan, penduduk DKI Jakarta mayoritas menyelesaikan pendidikannya hingga tingkat SLTA yaitu sebesar 38,33 persen. 

 

Sebanyak 28,10 persen penduduk hanya mampu menamatkan pendidikan hingga tingkat SD, dengan rincian penduduk yang tidak sekolah dan tidak tamat SD/sederajat sebesar 11,08 persen, dan tamat SD sebesar 17,02 persen. 

 

Untuk penduduk yang mengecap pendidikan tinggi hingga lulus hanya mencapai 16,01 persen, yang terdiri atas 4,57 persen lulusan diploma dan 11,51 persen lulusan sarjana. 

 

"Tentu saja angka 28,1 persen penduduk Jakarta terancam hidup dalam kemiskinan akibat tidak dapat bersaing dalam mencari pekerjaan akibat kualitas pendidikan Dan skill yang rendah," terang dia.

 

Sehingga, lanjut dia, program pendirian Balai Latihan Kerja untuk masyarakat Jakarta dengan Tingkat pendidikan SD Dan SMP harus dibangun disetiap kecamatan di Jakarta.

 

"Kenapa penting BLK bagi lulusan SD dan SMP ,sebab mereka harus mempunyai skill kerja Dan wirausaha. Sehingga mereka bisa masuk didunia kerja Dan usaha serta dapat bersaing," ungkapnya.

 

Misalnya, lanjut dia, warga Jakarta yang hanya lulusan SD Dan SMP bisa diberikan latihan wirausaha seperti usaha pecel lele, nasi goreng dan mie ayam. Pastinya, mereka harus dapat pelatihan Dan modal untuk usaha nantinya.