Dua Begal Dituntut 17 Tahun Bui

ant
Dua Begal Dituntut 17 Tahun Bui

Jakarta, HanTer - Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus pencurian dan kekerasan (begal) yang memotong tangan korbannya menuntut 17 tahun penjara terhadap terdakwa Aco alias Pengkong dan Firmansyah alias Firman.

 

"Kedua terdakwa secara bersama-sama telah terbukti melakukan tindak pidana pengambilan barang yang disertai dengan kekerasan dan mengakibatkan tangan korbannya putus dituntut 17 tahun penjara," ujar JPU Adrian di Makassar dikutip Antara, Rabu (13/3/2019)

 

Dalam sidang pembacaan tuntutan yang dibacakan jaksa penuntut umum dihadapan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar Bambang Nurcahyono mengatakan kedua terdakwa telah melakukan tindak pidana dan dituntut sesuai dengan undang-undang.

 

Pertimbangan jaksa menjatuhkan tuntutan 17 tahun penjara terhadap kedua terdakwa karena perbuatan mereka telah meresahkan masyarakat, apalagi kedua terdakwa adalah residivis.

 

"Dua orang terdakwa adalah residivis, satu terdakwa terlibat dalam kasus yang sama pencurian dan kekerasan sedangkan terdakwa satunya lagi pernah dihukum karena melakukan penganiayaan," katanya.

 

Sebelumnya, Minggu (25/11/2018) sekitar pukul 23.30 WITA, salah satu perguruan tinggi swasta di Makassar, Imran keluar dari rumah untuk bertemu temannya di Jalan Datuk Ribandang.

 

Korban yang menunggu temannya di pinggir jalan langsung didatangi oleh pelaku yang sedang membawa senjata tajam dan langsung menyerang korban.

 

Korban Imran sempat berlari meninggalkan motornya, namun dikejar oleh pelaku yang langsung mengayunkan parangnya. Korban secara refleks menangkis tebasan itu dan akhirnya tangan kirinya terputus karena sabetan tersebut.