Kalangan DPRD Suarakan Pemprov DKI Jual Saham Bir

Sammy
Kalangan DPRD Suarakan Pemprov DKI Jual Saham Bir
Anggota Komisi C DPRD DKI, Rina Aditya Sartika saat memberikan santunan terhadap anak yatim

Jakarta, HanTer - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersikukuh untuk melepaskan saham milik DKI di perusahaan bir PT Delta Djakarta. Ia memastikan DKI tak akan rugi meski jual saham bir itu. Adapun rencana tersebut mendapat dukungan dari berbagai kalangan.

"Rakyat Jakarta, terutama kaum Betawi berkewajiban mendukung Gubernur Anies Baswedan untuk menjual saham bir milik Pemprov DKI Jakarta. Karena dana hasil penjualan saham bir tersebut akan digunakan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Jakarta melalui program-program pembangunan pro-rakyat," kata Anggota Komisi C DPRD DKI, Rina Aditya Sartika, di Jakarta, Senin (11/3/2019).

Salah satu kader Partai Gerindra yang kembali mencalonkan diri di daerah pemilihan (Dapil) 10 Jakarta Barat ini menilai, secara bisnis adanya saham PT Delta tersebut tidak menguntungkan.

"Tentunya, tak terlalu berdampak signifikan terhadap pendapatan daerah. Dalam hal ini penerimaan deviden dari perusahaan bir tersebut hanya Rp38 milyar dari total investasi yang ditanamkan senilai Rp1,2 trilyun," ungkapnya.

Banyak Mudharat

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD DKI Jakarta, menegaskan pihaknya sejak awal telah mendorong penjualan saham PT Delta Djakarta Tbk yang merupakan perusahaan minuman keras jenis bir, milik Pemprov DKI. Bahkan, pada Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) 2018 silam, PPP DKI sudah menyampaikan sikap tegas tersebut.

"Kami kaget mendengar pernyataan Gubernur Anies yang mengatakan DPRD menghambat penjualan saham PT Delta, karena sejak awal Fraksi PPP justru mendorong penjualan tersebut. Sehingga, jangan gara-gara ada satu orang DPRD yang menolak penjualan, membuat semua terkena getahnya," ujar Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta Usman Helmy di Jakarta, Senin (11/2/2019).

Helmy mengungkapkan, PPP adalah satu-satunya fraksi di DPRD DKI yang paling gencar untuk mendorong penjualan saham pabrik bir. Karena hal tersebut merupakan amanah dari umat yang menyampaikan aspirasinya kepada PPP. "Hal ini juga membuktikan, bahwa ummat telah mempercayakan aspirasinya kepada PPP DKI," kata Helmy.

Adapun beberapa fraksi di DPRD DKI Jakarta diketahui juga tegas mendukung pelepasan saham tersebut. Mereka adalah Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat-PAN, dan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Gerindra. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menyurati Ketua DPRD DKI Prasetio Edi terkait penjualan saham PT Delta Djakarta Tbk. 

Dalam surat tertanggal 31 Januari 2019 itu, Anies meminta agar DPRD bisa secepatnya mengabulkan permohonannya terkait penjualan saham perusahaan bir itu. 

"Saya sampaikan kembali permohonan persetujuan dimaksud dan mohon kiranya dapat diproses dalam waktu yang tidak terlalu lama," kata Anies seperti dikutip dalam surat bernomor 91/-1.882.4.

Dalam surat itu, Anies juga mengingatkan bahwa surat dikirim Januari ini merupakan tindak lanjut dari surat yang sama yang dikirim pada 16 Mei 2018 lalu bernomor 2018 Nomor 479/-1.822 hal permohonan persetujuan penjualan saham PT Delta Djakarta, Tbk yang belum juga mendapat respons.

Sekretaris DPRD DKI Jakarta M Yuliadi membenarkan perihal surat yang kembali dikirim Anies itu. Dia menyebutkan, surat itu telah disampaikan kepada Ketua DPRD DKI Prasetio Edi. "Sudah disampaikan kepada Pak Ketua, (suratnya) ya sudah sampai," kata Yuliadi, Senin (11/3/2019).

PT Delta Djakarta memegang lisensi produksi dan distribusi beberapa merek bir internasional.  Pemprov DKI sudah menanam saham di perusahaan itu sejak 1970. Saat ini, saham Pemprov DKI di PT Delta Djakarta sebesar 26,25 persen.

Saham Pemprov DKI di PT Delta Jakarta dari semula 23,33 persen menjadi 26,25 disebut bukan karena pembelian saham baru tapi karena penggabungan saham atas nama Pemprov DKI dan Badan Pengelola Investasi Penanaman Modal DKI Jakarta (BP IPM Jaya). 

Sebelumnya, Anies Baswedan-Sandiaga Uno menjanjikan akan melepaskan kepemilikan saham Pemprov DKI pada perusahaan tersebut saat kampanye Pilkada 2017.

Anies menilai anggota DPRD DKI yang tidak kunjung membahas persoalan itu masih ingin memiliki saham dari perusahaan bir tersebut. "Ini Dewan, Anda ingin punya saham bir terus, ingin punya untung dari uang bir," ucapnya di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Anies mengatakan akan melaporkan kepada masyarakat jika proses penjualan saham Delta tidak kunjung dilaksanakan lantaran belum disetujui oleh DPRD DKI Jakarta.